Parah!! Stok Obat Kosong, Potret Buruk Manajemen RSUD Tamiang Layang

Sabtu, 20 Januari 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Kondisi layanan kesehatan di RSUD Tamiang Layang kerap dikeluhkan, tentunya hal ini menjadi preseden buruk bagi pemerintahan daerah Barito Timur.

Dari rilis yang diperoleh media ini dari Borneonews, kondisi Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Tamiang Layang milik Pemkab Barito Timur dalam kondisi darurat karena stok berbagai jenis obat kosong.

Kondisi ini dibenarkan oleh sumber terpercaya di internal RSUD Tamiang Layang.

“Sudah nggak kehitung (jenis obat yang kosong), cuman salep kudis, panu aja yang mungkin masih banyak,” kata sumber tersebut, Jumat (19/01/2024).

Wartawan mendapatkan tangkapan layar percakapan dokter dan perawat yang begitu putus asa dengan kondisi ini karena harus membatasi suntikan infus untuk setiap pasien atau bahkan obat yang diresepkan kosong sama sekali di farmasi rumah sakit.

Sumber tersebut menjelaskan, kondisi logistik RSUD. Tamiang Layang semakin parah karena banyak distributor yang tidak mau memasok obat ke RSUD Tamiang Layang akibat hutang obat yang belum dilunasi.

“Sejak adanya surat keputusan akreditasi RS kemarin, yang pegang masalah obat langsung di tangani direktur (RSUD), bukan bidang yanmed atau farmasi lagi,” ungkapnya.

Sumber itu juga menuding direkturnya lebih banyak melakukan perjalanan keluar bersama beberapa bawahan dibandingkan berada di kantor dan membenahi kondisi pelayanan kesehatan yang buruk.

Keterangan sumber internal RSUD Tamiang Layang tersebut selaras dengan hasil investigasi Borneonews selama tiga hari di RSUD Tamiang Layang.

Ketika wartawan mencoba meminta keterangan semua pasien dengan jenis penyakit yang berbeda, mendapatkan keterangan yang seragam bahwa mereka diberi resep oleh pihak farmasi RSUD Tamiang Layang untuk menebus obat di luar karena obat tersebut kosong.

Selama tiga hari penelusuran itu, wartawan mendapati bahwa setiap hari keluarga pasien diminta untuk menebus obat tertentu di luar rumah sakit.

Pengakuan memilukan kadang terima dari pasien karena obat yang harus dibeli di luar juga tidak tersedia di apotek atau tokoh obat.

Wartawan telah menghubungi Direktur RSUD Tamiang Layang Vinny Safari melalui pesan WhatsApp dan mengajukan poin-poin pertanyaan untuk menanggapi keluhan dari internal RSUD Tamiang Layang maupun kekosongan obat yang diakui oleh pasien-pasien yang diwawancarai, namun hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan dari Vinny.

Penulis. : Adi Suseno
Sumber : Borneonews
Editor : Redi Setiawan

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Borneonews

Berita Terkait

Warga Antusias Manfaatkan Layanan CKG Puskesmas Kuala Cenaku di Desa Teluk Sungkai
Bawa Kebahagiaan hingga Pintu Rumah, CV Assalam Santuni 32 Lansia dan Anak Terlantar
Diduga Kembali Beroperasi, Judi Togel di Batang Asam Disertai Isu “Setoran” ke Oknum Jurnalis
Kantongi Dokumen Investigasi, LPLHI Desak Pemkab Tasikmalaya Audit Perizinan Jaringan WiFi di Sukaratu
Warga Resah! Ulah Pungli Jukir Mabuk Berakhir di Mapolsek Garut Kota
Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal
Lansia ‘Linglung’ di Kawasan Batang Rengat, Camat Kuala Cenaku Pimpin Evakuasi ke RSUD Indrasari
Antusiasme Warga Tawang Banteng Sulap Jalur Galunggung Jadi “Mentereng” Jelang Kemerdekaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Warga Antusias Manfaatkan Layanan CKG Puskesmas Kuala Cenaku di Desa Teluk Sungkai

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Bawa Kebahagiaan hingga Pintu Rumah, CV Assalam Santuni 32 Lansia dan Anak Terlantar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Diduga Kembali Beroperasi, Judi Togel di Batang Asam Disertai Isu “Setoran” ke Oknum Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Kantongi Dokumen Investigasi, LPLHI Desak Pemkab Tasikmalaya Audit Perizinan Jaringan WiFi di Sukaratu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Warga Resah! Ulah Pungli Jukir Mabuk Berakhir di Mapolsek Garut Kota

Berita Terbaru

Berita terbaru

Warga Resah! Ulah Pungli Jukir Mabuk Berakhir di Mapolsek Garut Kota

Sabtu, 1 Agu 2026 - 09:21 WIB