Tasikmalaya, MNP – Sejumlah masukan terjaring saat acara Lokakarya Mini Tribulanan Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya, Kamis (04/01/2024).
Kepala Puskesmas Bantar H Tedy Setyadi, S.KM, M.Si mengatakan, lokakarya ini adalah evaluasi dari tiap kegiatan yang sudah dilaksanakan tahun 2023 dan dipertanggungjawaban
“Meski masih ada program Puskesmas Bantar yang belum tercapai, tapi Alhamdulillah, secara keseluruhan sudah tercapai,” kata Tedy kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait program tahun 2024, Puskesmas Bantar akan berkoordinasi dengan Lintas Sektor, karena semuanya tersambung dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang).
Dijelaskan Tedy, dalam Lokakarya Mini ini, terdapat beberapa pengajuan berkaitan kasus demam berdarah, termasuk usulan fooging.
Pihaknya juga menjelaskan kepada hadirin, jika fooging itu bukan jalan dan tidak menekan angka kasus demam berdarah serta kurang efektif.
“Intinya, harus memberantas sarang nyamuk dengan cara salah satunya dengan Jumat Bersih (Jumsih). Kedepannya ada penyelidikan etiologi DBD,” jelas dr Tedy.
Selain itu, ada juga usulan rencana Open Defecation Free (ODF), dan itu sudah menjadi progres untuk wilayah khususnya Kelurahan Bantarsari dengan adanya septik tank komunal.
“Sedangkan untuk daerah lain, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait bantuan septik tank. Kami juga imbau masyarakat agar konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tandasnya.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan