Pakpak Bharat, MNP – Ratusan pengunjuk rasa yang melakukan aksi damai dari Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pakpak Bharat (AMPPB) yang menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Pakpak Bharat, Kompleks Panorama Indah Sindeka, Salak, Rabu (29/11/23).
Pendemo menyampaikan enam poin tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, diantaranya agar Pemerintah tetap fokus pada program pembangunan dan tidak terpengaruh dengan adanya intervensi dari pihak manapun.
Juru aksi Indra Maharaja dalam orasinya mengatakan, massa siap mendukung segala program pemerintah kabupaten Pakpak Bharat yang pro pada rakyat. Termasuk pembangunan yang sedang berjalan saat ini serta beberapa program yang akan berjalan untuk tetap dilanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pakpak Bharat berada dibelakang Pemerintah, karena selama ini warga melihat dan merasakan sendiri bagaimana pembangunan itu berjalan dengan sangat baik,” tandas Indra.
Menanggapi itu, Wakil Bupati H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menegaskan, Pemerintah daerah berkomitmen untuk melanjutkan Pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat hingga akhir masa kerja mereka.
“Apapun yang terjadi, pembangunan ini harus dilanjutkan, tegas Mutsyuhito Solin dihadapan ratusan pengunjuk rasa yang melakukan aksi damai.

Mutsyuhito menyebut, sejak dilantik menjadi Bupati dan wakil Bupati, sudah merencanakan seluruh program ini, baik itu program Food Estate, pembangunan jalan Lagan-Pagindar, dan banyak lainnya.
“Program tersebut sudah kami susun sejak awak dan harus kami laksanakan sampai akhir masa kerja kami,” ungkap Mutsyuhito.
Pemkab Pakpak Bharat tetap berpihak bersama masyarakat, meskipun banyak gangguan yang dihadapi,” ini semua kami anggap sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas kami,” tandas Mutsyuhito.
Usai aksi damai, massa menyerahkan enam point petisi kepada Wakil Bupati Pakpak Bharat, dilanjutkan dengan berjalan kaki ke depan gedung DPRD Kabupaten Pakpak Bharat seraya menyerahkan sembilan petisi kepada dewan.
Massa aksi diterima langsung oleh wakil ketua DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat dari paryai Golkar didampingi Ronal Lubis serta Hotmauli Malau, masing masing dari fraksi Demokrat.
Usai masa membacakan tuntutan mereka dan menyerahkan 9 petisi, massa aksi mendesak DPRD Pakpak Bharat mengesahkan program pemerintah terhadap pengadaan mobil dinas para camat yang sudah layak di ganti.
“Sebab, kendaraan tersebut untuk menunjang kinerja para camat dalam perpanjangan pemerintah di tingkat kecamatan untuk pelaksanaan segala program pemerintah kabupaten nantinya.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan