Kaum Buruh Kecewa, PJ Wali Kota Tasikmalaya Enggan Revisi Rekomendasi 3,82 Persen 

Selasa, 28 November 2023 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Massa aksi kaum buruh di Kota Tasikmalaya harus menelan pil pahit, pasalnya PJ Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah tidak mau merevisi rekomendasi pengajuan UMK Kota Tasikmalaya 3,82%.

Hampir 15 jam pendemo yang terdiri dari gabungan serikat buruh Kota Tasikmalaya (KSBSI FIKEP, SBSI 92 dan KASBI), harus berakhir Dead Lock.

Dani Martin Ketua DPC SBSI Tasikmalaya saat di temui di sekretariatnya menyebut, hasil aksi damai sangat miris dan mengecewakan, tidak ada respon sama sekali.

“Tidak ada nurani sedikitpun dari sekelas PJ Wali Kota Tasikmalaya, akhirnya aspirasi kita selama 15 jam tidak ada tanggapan sama sekali, dia tidak hadir justru malah membikin komplik,  akhirnya kita harus berseteru dengan kaum buruh lagi yaitu bawahan di SBSI,” jelas Martin, Selasa(28/11/2023).

Akhirnya kata dia, pihaknya bersteatment menjelang pagi akhirnya berangkat untuk mengawal di tingkat Provinsi dengan massa SBSI.

Disinggung dampak rekomendasi PJ Wali Kota dengan UMK yang di usulkan 3, 82 % ke pihak Provinsi, Martin mengaku itu bisa berpengaruh terhadap UMK Priangan Timur jika di provinsi itu menjadi suatu acuan.

“Itu sangat berdampak dan riskan apabila yang 3,82 % itu menjadi suatu acuan untuk menjadi rekomendasi, sangat membahayakan dan merugikan kaum buruh, apa pertanggungjawaban dari Cheka! Apabila betul bersikukuh tidak merevisi rekomendasi yang 3,82 itu,” cetusnya.

Martin menjelaskan, alasan pendemo bertahan sampai malam untuk menunggu PJ Wali Kota, karena rekomendasinya itu masih bisa direvisi.

“Makanya kita standby sampai menjelang pagi itu bisa di revisi tapi kenyataannya dia buta dan tuli tidak ada niat sama sekali, dia benar benar tidak peduli sekali kepada kaum buruh kota Tasikmalaya,” tegas Martin.

Menurutmu, PJ Wali Kota hanya memikirkan kepentingan jabatan sendiri, padahal menurut kaum buruh, rekomendasi itu bukan penetapan, apa susahnya dia pro rakyat, pro buruh itu hanya sebatas rekomendasi.

“Kita akan terus mengawal dan semalam pun sebagian sudah diberangkatkan untuk terus mengawal di provinsi, cuman untuk kedepannya tidak akan pandang bulu lagi dikarenakan respon seorang PJ Wali Kota sendiri yang menganggap seolah olah kami sampah,” kata Martin.

SBSI pun kedepannya akan membuktikan setiap ada pelanggaran atau normatif buruh di kota Tasikmalaya, akan langsung melimpahkan massa untuk melakukan pembelaan hak buruh tersebut.

Adapun lanjut Martin, perwakilan Pemkot melalui Disnaker dan Bakesbangpol, mereka bukanlah delegasi yang diutus oleh Cheka Virgowansyah.

“Kalau semalam menurut saya dengan adanya Kadisnaker dan Kaban Kesbangpol itu bukan delegasi menurut analisa kita, itu hanya sebatas antisipasi yang kita anggap bahwa itu menunjukan nilai penghinaan kepada kami,” terang Martin.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Suslia

Berita Terkait

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal
SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa
Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!
Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal

Rabu, 15 April 2026 - 22:09 WIB

SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WIB

Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Rabu, 15 April 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat

Berita Terbaru