Tasikmalaya, MNP – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) ke III tingkat Kecamatan Sukaratu kabupaten Tasikmalaya diselenggarakan di SDN 2 Sukaratu, Senin (11/09/2023).
Dalam festival tersebut menampilkan beberapa perlombaan seperti Ngadongeng, Maca Sajak, Nembang Pupuh, Biantara, Ngarang Carpon, Borangan, Maca dan Nulis Bahasa Sunda.
Diketahui, tiap SD se – kecamatan Sukaratu mengirimkan perwakilan murid terbaiknya untuk mengikuti FTBI dengan menampilkan karyanya masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teti Kusmiati S.Pd selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan, FTBI merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan mulai tingkat Nasional , provinsi kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan.
“Salah satu tujuan acara ini adalah merevitalisasi bahasa ibu agar siswa bisa mengunakan bahasa Sunda, karena bahasa ini merupakan salah satu bahasa milik kita yakni suku Sunda untuk tetap lestari,” ungkap Teti Kusmiata yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Guru Widang Seni ini.
Sementara, Atang Ismail Pengawas Bina kecamatan Sukaratu menyebut, FTBI merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar episode 17.
“Yakni revitalisasi bahasa daerah dan dapat melahirkan penutur aktif dari generasi muda, sehingga bahasa ibu mereka dapat terus lestari,” kata Atang.
Menurutnya, tujuan kegiatan ini lebih motivasi siswa agar lebih mencintai bahasa ibu (Bahasa Sunda) yang memang sekarang sudah relatif banyak ditinggalkan oleh anak anak.
Selain itu lanjut Atang, mereka dituntut lebih untuk mencintai bahasa ibu dalam keseharian, karena memang dalam bahasa Sunda ada nilai rasa yang lebih dibandingkan dengan bahasa nasional.
“Oleh karena itu kegiatan FTBI ini adalah untuk membangkitkan perasaan memiliki dan mau mengunakan bahasa Sunda atau bahasa ibu di kesehariannya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan