Puasa Arafah Ikut Indonesia Atau Mekah? Ini Penjelasan MUI

Senin, 4 Juli 2022 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Nasional – Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Ketetapan ini berbeda dengan Arab Saudi yang menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Lantas bagaimana dengan pelaksanaan puasa arafah dengan perbedaan tersebut?

Sebelumnya perlu diketahui, hukum puasa Arafah adalah sunnah muakkad yang dilaksanakan tepat ketika para Jemaah haji melaksanakan Wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Mengutip laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), umat muslim di Indonesia disarankan untuk mengikuti pemerintah dalam hal penetapan hari raya Idul Adha. Artinya umat muslim dibolehkan melakukan puasa pada 9 Juli 2022.

Masih dari sumber yang sama, MUI menjelaskan perbedaan waktu puasa Arafah di Mekah dan Indonesia sangat besar resikonya, karena wukuf di Arafah dilaksanakan pada hari Jumat dan Idul Adha Sabtu. Sedangkan puasa Arafah di Indonesia terjadi pada Sabtu dan lebaran Idul Adha pada Minggu.

MUI mengatakan, Dalam hal lebaran dan kurban bila terjadi kesalahan penentuan waktu shalat Idul Adha dan kurban hukumnya tetap sah karena bagian dari ijtihad yang dibenarkan dalam agama

MUI juga menjabarkan mengenai pendapat ulama tentang perbedaan terbitnya bulan. Jumhur ulama Malikiyah, Hanafiah dan Hanabilah berpendapat cukup satu tempat melihat bulan, di negara lain ikut lebaran walaupun tempatnya jauh.

Berbeda dengan pendapat Syafi’iyah setiap tempat yang lebih 24 farsakh atau sekitar 57 kilometer sudah tidak wajib ikut ketentuan penentuan di tempat itu atau harus ikut ketentuan pemerintah di mana dia bermukim.

“Pendapat Syafi’iyah inilah yang dianut saat ini di Indonesia karena ketentuan lebaran di Mekah tidak diikuti sebab berbeda tempat terbitnya bulan. Wallahu A’lam”, pungkas MUI. (Net).

Loading

Berita Terkait

Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”
Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda
Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe
Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap
ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II
Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup
Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:52 WIB

Oknum Anggota PWI Diduga Kurang Hobi Baca, Ucapannya Sok Tahu: “Tanpa UKW, Wartawan Bisa Dipenjara”

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Pj Sekda Jeneponto Dorong Sinergi BKPRMI Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:23 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja di Kelurahan Tanahloe

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:36 WIB

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:34 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru