Monitoring Pertumbuhan Bawang Merah Pasca Bantuan Bibit di Kecamatan Siempat Rube 

Selasa, 8 Agustus 2023 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Sejumlah petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat mengamati tanaman bawang merah.

Memasuki usia 25-35 Hari Setelah Tanam (HST), bakal umbi bawang merah mulai terlihat. Melihat kondisi awal pertumbuhan bakal umbi bawang merah seperti ini, besar harapan akan hasil panen yang lumayan nantinya.

“Mudah-mudahan pertumbuhan tanaman bawang merah ini terus meningkat baik sampai masa panen nanti,” ucap salah seorang petani di Kecamatan Siempat Rube.

Tanaman bawang merah ini merupakan Program Bantuan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, guna menjamin ketersediaan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2023.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP menjelaskan, terdapat 32 Kelompok Tani (Poktan) di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat yang menerima manfaat bantuan tanaman bawang merah ini.

Adapun lanjut Adei, tiga puluh dua Kelompok Tani ini tersebar di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Siempat Rube, Tinada, Kerajaan, Sitellu Tali Urang Jehe, dan Kecamatan Pagindar.

“Kami berharap, tanaman bawang merah petani ini bisa sukses sampai panen, diperkirakan panen pada umur tanam 60-75 Hari Setelah Tanaman,” pungkas Adei Johan di Salak.

Pemberian bantuan tanaman bawang merah ini, sejalan dengan visi dan misi Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang menginginkan Kabupaten Pakpak Bharat segera terbebas dari ketergantungan pangan dengan Daerah lain.

Bupati Franch Bernhard Tumanggor menyebut, sudah menjadi sebuah fokus utama membangun Kabupaten Pakpak Bharat yang berdaulat dan mandiri pangan.

“Cepat atau lambat harus kita selesaikan, Pakpak Bharat harus benar-benar bisa menjadi Daerah yang sanggup berswasembada pangan,” demikian disampaikan Bupati dalam sebuah kesempatan.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Instruksi AHY, Demokrat Kota Tasikmalaya Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis
Terobosan Baru Bedah Saraf Indonesia, Primaya Hospital Bekasi Timur Lakukan Sacral Neuromodulation Pertama di Indonesia 
Pelayanan Kilat Disdukcapil Jeneponto Urus Adminduk Pengantin: 100% Gratis!
Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:07 WIB

Instruksi AHY, Demokrat Kota Tasikmalaya Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:24 WIB

Terobosan Baru Bedah Saraf Indonesia, Primaya Hospital Bekasi Timur Lakukan Sacral Neuromodulation Pertama di Indonesia 

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pelayanan Kilat Disdukcapil Jeneponto Urus Adminduk Pengantin: 100% Gratis!

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Berita Terbaru