Luapan Sungai Sibintoha, Sawah dan Tanaman Padi warga Desa Kuta Tinggi Rusak Parah 

Minggu, 16 Juli 2023 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Hujan deras yang terjadi selama beberapa hari terakhir mengakibatkan meluapnya Sungai Sibintoha di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak.

Sehingga menimbulkan banjir pada Jumat, 14 juli 2023 kemarin yang mengakibatkan sebidang sawah beserta tanaman padi milik warga rusak tersapu luapan air.

Mengetahui adanya bencana alam ini, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor segera menugaskan Plt. Kepala Dinas pertanian kabupaten pakpak Bharat Adei Johan Banurea, SP, MP guna melihat langsung kondisi areal persawahan masyarakat yang terkena dampak meluapnya sungai Sibintoha ini.

Bersama tim kecil yang dibentuknya, Adei Johan melihat langsung kondisi persawahan masyarakat, menghitung areal dan memetakan areal yang terdampak banjir serta membuat beberapa opsi penanganan.

“Kami sudah turun kelapangan, lebih kurang 1 ha areal sawah masyarakat mengalami kerusakan dan terancam gagal panen,” kata Adei Johan.

“Ini nanti akan coba kami carikan solusinya, terkait penanganan saluran irgasi dan tanggul sungai kami sudah berkoordinasi dengan pihak PUTR Hub kita,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Irigasi pada Dinas PUTR Hub Pakpak Bharat, H Wenta Banurea, ST menjelaskan, bahwa pihaknya akan menganggarkan perbaikan saluran irigasi di areal ini pada APBD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024 mendatang.

“Akan kita anggarkan di Tahun 2024 mendatang, kami mohon masyarakat supaya bersabar,” ucap Wenta Banurea.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Samatera Utara,” guna membantu memperbaiki tanggul sungai yang jebol,” tandas dia di lokasi.

Banjir bandang yang terjadi pada Jumat 14 /7 kemarin cukup mengejutkan masyarakat khususnya pemilik sawah.

Ammin Berasa salah seorang petani mengungkapkan saat melihat areal persawahan merk sudah terkena banjir bercerita.

“Saya kaget pada pagi hari pak, waktu kami turun kesawah sudah begini, ucap Ammin Berasa,” ungkap salah seorang warga di lokasi.

Ammin Berasa juga menjelaskan bahwa areal persawahan yang disapu banjir ini masih baru saja ditanam.

“Jadi itulah pak, kurang lebih satu hektare ini baru kami tanam, mudah-mudahan Pemerintah punya solusi untuk bisa membantu kami,” harapnya. (Benny S)

Loading

Berita Terkait

Pencurian Celengan Rp 5,25 Juta, Polisi Amankan Pemuda di Tanjung Bintang
Ribuan Burung Diangkut Tanpa Dokumen, Terjaring Pemeriksaan di Bakauheni
Bulan Bakti Karang Taruna 2026, Ketua KT Kota Tasikmalaya Soroti Dampak Regulasi Baru
Enrekang Ukir Sejarah, Raih Prestasi Terbaik Ketiga Nasional di Ajang Bergengsi TPID AWARD 2026
Bongkar Jebakan Narkoba di Sulsel: Penyidik BNNP Beberkan Modus Licik di Depan Mahasiswa FH Unsa Makassar 
DLH Kabupaten Bogor Dukung Kegiatan Bersih – Bersih Paguyuban U$$ Bersama JP Appartment
Ketika Harapan Berubah Jadi Abu, Ratapan Warga Pemilik Kebun di Balik Asap Karhutla
14 Advokat Dilantik, DPC Peradi Tasikmalaya Kembali Dipimpin Andi Ibnu Hadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:45 WIB

Pencurian Celengan Rp 5,25 Juta, Polisi Amankan Pemuda di Tanjung Bintang

Senin, 28 September 2026 - 04:38 WIB

Ribuan Burung Diangkut Tanpa Dokumen, Terjaring Pemeriksaan di Bakauheni

Senin, 28 September 2026 - 04:32 WIB

Bulan Bakti Karang Taruna 2026, Ketua KT Kota Tasikmalaya Soroti Dampak Regulasi Baru

Senin, 28 September 2026 - 04:27 WIB

Enrekang Ukir Sejarah, Raih Prestasi Terbaik Ketiga Nasional di Ajang Bergengsi TPID AWARD 2026

Senin, 28 September 2026 - 04:20 WIB

Bongkar Jebakan Narkoba di Sulsel: Penyidik BNNP Beberkan Modus Licik di Depan Mahasiswa FH Unsa Makassar 

Berita Terbaru