Dugaan Mark-Up hingga Jarang Ngantor, Kepala Kampung Rejosari Sulit Ditemui

Sabtu, 8 April 2023 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang, MNP – Kampung Rejosari Kecamatan Penawartama kabur Tulang Bawang kerap mendapat kucuran anggaran dari pemerintah, mulai dari APBD sampai APBN berupa dana desa.

Selain itu, Kampung Rejosari juga mendapat bantuan dari pemerintah daerah, baik berupa fisik maupun non fisik.

Namun, yang menjadi perhatian oleh para awak media adalah pengelolaan Dana Desa di Kampung Rejosari yang diduga berbau korupsi dalam realisasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang jadi sorotan tiap tahunnya Nano Alamsyah kepala kampung Rejosari menganggarkan rumah adat, tidak direalisasikan, tapi badan usaha kampung bungkam, sehingga tidak tahu kemana dananya.

Warga meminta agar kepala kampung Nano Alamsyah agar bisa lebih transparan dalam pengelolaan dana desa, yaitu memberikan keterangan tentang Dana Desa lewat baligo atau papan baner.

Pasalnya, di zaman ini siapapun boleh  mengakses bantuan pemerintah sebagai kontroling yang dituangkan dalam UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Sampai berita ini diterbitkan kepala kampung Nano Alamsyah belum bisa dikonfirmasi, baik secara langsung maupun lewat via telepon dan WhatsApp. Sebab, setiap kali di telepon selalu tidak pernah diangkat dan kosong.

Apabila didatangi kerumah, ibunya selalu bilang Nano sedang keluar dengan alasan bapak sedang tidak ada di kantor maupun di rumah, semua terkesan menghindar dari awak media.

Saat awak media berkunjung di balai kampung guna untuk konfirmasi ke kepala kampung Nano Alamsyah tapi tidak ngantor hanya ada sebagian aparatur. Diduga Nano ini jarang ngantor hanya makan gaji buta.

Beberapa Minggu kebelakang, awak media sempat bertemu Pak Ihm Ketua Gapoktan untuk menanyakan jalan usaha tani.

“Itu begini ms, jalan itu kita kerjakan tekor jadi kata pak lurah nano yang akrap di sapa, biarkan saja, kok begitu ya saya ngikut pak lurah,” ujar Ihm. (Hidayat)

Loading

Berita Terkait

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini
Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama
Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 
Seru dan Edukatif! Media Nasional Potret, Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMAN 10 Tasikmalaya
Pembangunan SUTT 150 KV Malangbong–Karaha Bodas: Puluhan Warga Garut Mulai Terima Ganti Rugi
Salon Putri Hadir di Malangbong, Tawarkan Beragam Layanan Kecantikan Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:44 WIB

Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:46 WIB

O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:07 WIB

Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 

Berita Terbaru