Indragiri Hulu, MNP – Pemerintah Desa Suka Jadi, Kecamatan Kuala, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 2 Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan penyaluran yang dilaksanakan pada Kamis, 4 September 2025 ini menyasar 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan sesuai kriteria penerima bantuan.
Acara penyaluran BLT DD berlangsung di kantor desa dengan dihadiri oleh Kepala Desa Suka Jadi, Ilyas, Ketua BPD Yoyo Wijaya, perangkat desa, serta para penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana berjalan lancar, penuh kekeluargaan, dan menjadi momen penting bagi masyarakat yang menerima bantuan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Suka Jadi, Ilyas, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan BLT DD untuk membantu masyarakat desa.
Ilyas sangat berterima kasih kepada pemerintah dengan adanya BLT DD ini. Bantuan ini sungguh membantu perekonomian masyarakat Desa Suka Jadi.
“Walaupun panjang perjalanan untuk menetapkan para KPM, namun proses itu kami lakukan dengan hati-hati agar penerima tepat sasaran. Saya berharap para penerima dapat mempergunakan dana BLT DD ini sebaik-baiknya,” ujar Ilyas.
Pesan tersebut menjadi penekanan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat, bukan sekadar tambahan uang tunai, tetapi menjadi penopang kebutuhan pokok warga sehari-hari.
Pemerintah Desa Suka Jadi menetapkan 27 KPM sebagai penerima BLT DD tahap 2. Masing-masing keluarga mendapat Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus, dan September. Penyaluran dilakukan sekaligus sehingga setiap KPM menerima total Rp900.000.
Skema penyaluran sekaligus ini dianggap lebih membantu warga, sebab mereka dapat menggunakan dana tersebut secara fleksibel untuk memenuhi kebutuhan mendesak, baik pangan, biaya pendidikan, maupun kesehatan.
Program BLT tahun 2025 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tekanan ekonomi global.
Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga kebutuhan dasar rumah tangga bisa terpenuhi.
Selain itu, penyaluran BLT juga diprioritaskan untuk dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri, agar masyarakat dapat menyambut lebaran dengan lebih tenang, layak, dan sejahtera.
Agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan, pemerintah telah menetapkan sejumlah kriteria penerima BLT 2025, antara lain:
1. Warga Negara Indonesia (WNI): Memiliki KTP yang sah dan masih berlaku.
2. Terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial): Dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai dasar penetapan penerima.
3. Keluarga Miskin atau Rentan Miskin: Prioritas bagi keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem.
4. Tidak Sedang Menerima Bantuan Sosial Lain: Agar tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan.
5. Bukan ASN, TNI, atau Polri: Bantuan ini hanya untuk masyarakat sipil yang membutuhkan.
Kriteria tersebut menjadi acuan utama pemerintah desa dalam menetapkan 27 KPM penerima BLT DD tahun 2025 di Desa Suka Jadi.
Penyaluran BLT DD tahap 2 di Desa Suka Jadi berlangsung dengan transparan. Kehadiran Ketua BPD, perangkat desa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa proses ini dilakukan secara terbuka tanpa diskriminasi.
Ketua BPD Desa Suka Jadi, Yoyo Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya bersama perangkat desa terus berkomitmen mengawal program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.
Dengan cairnya BLT DD tahap 2 ini, masyarakat penerima bantuan diharapkan dapat menggunakan dana untuk kebutuhan penting sehari-hari. Kepala Desa Ilyas kembali mengingatkan agar penerima tidak menggunakan dana untuk hal yang bersifat konsumtif semata.
“Gunakanlah bantuan ini untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, dan kesehatan. Bantuan ini adalah amanah, mari kita manfaatkan dengan bijak,” pesan Ilyas menutup acara
Penyaluran BLT DD Tahap 2 Tahun 2025 di Desa Suka Jadi menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat desa di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Dengan sinergi antara perangkat desa, BPD, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga sekaligus menjaga kesejahteraan warga Indragiri Hulu.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan