Tasikmalaya, MNP – Segala program kesehatan terus gencar dilaksanakan Pemerintah Kota Tasikmalaya terutama Dinas terkait, mulai dari penurunan angka stunting, ODF, pengelolaan sampah dan lainnya.
Namun miris, seorang warga Asta Baru Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya harus merasakan sakit bertahun tahun, karena menderita tumor di telinga yang terus membesar.
Berdasarkan pantauan awak media, kondisi Amid warga Rt 02 /RW 013 Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya ini memang memprihatinkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, ditengah keterbatasan ekonomi dirinya harus menahan sakit tumor yang dideritanya, bahkan tiap malam amad tidak bisa tidur sampai pagi karena merasakan sakit di telinganya.
“Ya pak, saya tidak bisa tidur karena telinga saya sakit, nyut nyutan,” ucap Amid dengan mimik sedih, Rabu (31/01/2023).
Amad menceritakan awalnya benjolan ditelinganya itu kecil, namun seiring berjalann waktu ukuranya terus membesar.
Sudah hampir tujuh tahun Amid menderita sakit ditelinga, namun belum ada tindakan medis, karena keterbatasan ekonomi.
“Jangankan buat berobat pak, buat makan sehari hari saja susah, apalagi sejak menderita tumor ditelinga saya tidak lagi bekerja,” kata Amid.
Menurut keterangan Undang Ketua RT setempat, beberapa tahun kebelakang Amid pernah dibawa ke rumah sakit bersama kader kesehatan, namun hanya sebatas dikasih obat saja belum ada tindakan lanjutan atau operasi.
Sementara itu sebut Undang, dari pihak kelurahan belum ada yang datang walaupun hanya sekedar melihat kondisi Amid.
“Selain Amid disini, juga ada lagi satu warga bernama Oon yang masih tetangga Amid,” tutur Endang.
“Oon menderita pembengkakan diperut yang cukup besar, seperti lagi hamil, 5etapi tidak hamil,” tambah dia.
Amid dan oon berharap adanya bantuan pemerintah ataupun dinas terkait yang membantu menyembuhkan penyakitnya, agar dirinya bisa beraktifitas kembali seperti biasa.
Sementara itu, Lurah Cibeuti saat hendak dikonfirmasi dikantornya sedang keluar mendampingi PJ Walikota ke salah satu acara di pesantren.
Namun, menurut keterangan Kasipem Kelurahan Cibeuti, pihaknya mengaku tidak tahu ada warga yang menderita tumor sudah menahun, karena tidak ada laporan dari Pengurus RT/RW Setempat.
“Rencananya besok, saya akan mengajak pak lurah untuk croschek ke lokasi, untuk memastikan dan mencari solusinya,” pungkas Kasipem yang tak disebutkan namanya ini. (Eris).
![]()






