TASIKMALAYA, MNP – Rotasi dan mutasi pejabat kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas resmi dilantik dalam satu rangkaian agenda yang dipimpin langsung Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin.
Meski rotasi jabatan merupakan hal lazim dalam birokrasi, keputusan kali ini memantik perhatian publik lantaran adanya pergeseran posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mohamad Zen yang selama ini dikenal sebagai figur sentral dalam pengelolaan birokrasi daerah, kini tidak lagi menduduki jabatan Sekda.
Ia dipercaya mengemban amanah baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Pergeseran dari jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) ke posisi staf ahli dinilai tidak umum dan jarang terjadi, khususnya dalam dinamika pemerintahan daerah di Tasikmalaya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa kebijakan rotasi dan mutasi ini murni didasarkan pada kebutuhan organisasi.
Ia menilai penyegaran menjadi keharusan agar kinerja pemerintahan tetap optimal. Menurutnya, sejumlah pejabat telah terlalu lama menduduki satu jabatan sehingga berpotensi menimbulkan stagnasi.
“Kalau terlalu lama di satu posisi, biasanya ritme kerja menurun. Ada yang sudah delapan hingga sepuluh tahun. Ini bagian dari upaya penyegaran agar organisasi tetap sehat,” ujar Cecep usai pelantikan, Selasa (06/01/2026).
Cecep juga memastikan seluruh tahapan rotasi telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Proses administrasi, kata dia, telah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Selain itu, pelantikan ini tidak memerlukan izin Menteri Dalam Negeri karena telah melewati masa enam bulan sejak pelantikan kepala daerah.
Terkait perubahan posisi Sekda, Cecep menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan pertimbangan strategis.
Ia mengaku membutuhkan figur yang lebih intens mendampingi dirinya dalam mengelola dan mengevaluasi kinerja kesekretariatan daerah.
“Saya mengapresiasi kinerja Sekda sebelumnya. Namun dalam kondisi saat ini, saya membutuhkan penguatan di sisi kesekretariatan untuk membantu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya pemerintahan,” ungkapnya.
Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda definitif, Pemkab Tasikmalaya telah mengusulkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda kepada Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, rotasi juga menyentuh jabatan strategis lainnya. Dadang Tabroni kembali dipercaya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tasikmalaya.
Sejumlah posisi sekretaris dinas, kepala bidang, hingga pejabat pengawas di berbagai perangkat daerah turut mengalami pergeseran.
Di tengah sorotan publik, Mohamad Zen menanggapi mutasi tersebut dengan sikap tenang. Ia menyatakan menerima keputusan pimpinan dengan penuh keikhlasan dan memaknainya sebagai bagian dari ketetapan Tuhan.
“Saya berhusnudzon kepada Allah SWT. Mudah-mudahan ini yang terbaik dan membawa keberkahan, baik di dunia maupun akhirat,” ucapnya.
Bupati Cecep berharap, komposisi pejabat yang baru dapat mendorong kinerja pemerintahan yang lebih dinamis dan responsif.
Ia menegaskan bahwa masyarakat menunggu kerja nyata dan hasil konkret dari perubahan struktur birokrasi yang dilakukan.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan