Tim Beppenas Tinjau Kawasan Sentra Produksi Pangan Area Food Estate STTU-JULU

Kamis, 12 Oktober 2023 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Tim Kementerian Perencaan Pembangunan Nasional mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat guna meninjau langsung kondisi terkini Kawasan Sentra Produksi Pangan, Food Estate di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu.

Kedatangan tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini diterima oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP.

Di Kantor Kepala Desa Ulumerah, Tim Kementerian mengadakan pertemuan dengan para petani dan pemangku kepentingan lainnya, Rabu (11/10/2023).

Sabila, anggota tim dari Direktorat Pangan dan Pertanian, Kementerian PPN mengatakan, kunjungan lapangan bersama dalam kegiatan Pengendalian Terpadu Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 di Food Estate Kawasan Sentra Produksi Pangan Provinsi Sumatera Utara ini untuk mengkonfirmasi perkembangan capaian kinerja, permasalahan/kendala dan tindak lanjut pengembangan yang diperlukan.

“Selain itu, tujuannya untuk memperkirakan kemungkinan risiko dan mitigasinya pada triwulan III dan IV, terkait pelaksanaan Rincian Output Food Estate Kawasan Sentra Produksi Pangan di Provinsi Sumatera Utara,” kata Sabila.

Pihaknya berharap, dari kegiatan Kunjungan Lapang Bersama, Pengendalian Terpadu RKP Tahun 2023 ada informasi di lapangan terkait perkembangan capaian kinerja, permasalahan dan kendala dan tindak lanjut hingga triwulan II.

“Serta memperkirakan kemungkinan risiko dan mitigasinya pada triwulan III dan IV, jelas Sabila, salah seorang anggota tim dari Direktorat Pangan dan Pertanian, Kementerian PPN,” ujar Sabila.

Bersama Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP dan seluruh tim, mengunjungi dan melihat langsung kondisi terkini kawasan food estate di desa Ulumerah.

Adei Johan menyebut, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat saat ini tengah mengembangkan kawasan lumbung pangan baru (food estate) bersama Pemerintah Pusat.

Menurutnya, pembangunan lumbung pangan baru ini dipandang sangat perlu, guna menjamin ketersediaan pangan Nasional pada masa yang akan datang.

“Hal ini sejalan dengan rencana Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang menginginkan Pakpak Bharat bisa mandiri secara pangan, tidak tergantung pada Daerah lain,” tandas Adei Johan.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Berita Terbaru

Berita terbaru

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:31 WIB

Berita terbaru

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:15 WIB