Lampung Utara, MNP – Kepala Dinas Dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dilihat dan dinilai langsung oleh publik.
Karenanya ASN diharapkan tidak risih ataupun terbawa perasaan (baper) dalam menerima kritik, saran dan masukan dari masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Ibnu Syafei Mantan Aktivis Dan Pernah menjabat Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIH-Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara untuk menyikapi Penilaian Prestasi Kerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibnu menyebut, sebagai Kepala Dinas dan aparatur sipil Negara (ASN) memang menjadi sorotan masyarakat, ibaratnya seperti ikan di aquarium yang bisa dilihat dan dinilai langsung oleh publik.
“Hal ini tidak bisa dipungkiri karena memang kita bekerja untuk melayani masyarakat. Sehingga jika ada ASN yang melanggar ketentuan, konsekuensinya adalah diprotes atau dikritik oleh masyarakat,” kata Ibnu, Rabu (15/01/2025).
Ibnu mengatakan bahwa kritik, saran dan masukan harus disikapi dengan bijak. Salah satunya yakni dengan meningkatkan kinerja secara profesional.
“Tidak perlu risih ataupun terbawa perasaan. Sebaliknya, kita harus meningkatkan kinerja secara professional. Sehingga masyarakat juga dapat menilai dan merasakan hasil nyata dari pekerjaan yang kita lakukan,” imbau Ibnu.
Ibnu menguraikan bahwa untuk meningkatkan kinerja ASN, Pemerintah Daerah Lampung Utara Harus bekerjasama dengan pemberitaan yang beredar di publik.
“Untuk Kepala Dinas, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkesan malah menghindari awak media, sampai memblokir salah kontak WhatsApp karna mungkin takut di kritik,” tegas Ibnu.
Wartawan yang merupakan Jurnalis, tugasnya menulis, memantau dan turun di lapangan yang digunakan untuk mengukur, menilai, mengawasi serta mengelola kinerja para Kepala Dinas dan Aparatur Sipil (ASN).
Diharapkan, kedepan seluruh ASN Pemerintah Daerah Lampung Utara dapat menyikapi berita berita yang beredar di Lampung Utara, sehingga kinerjanya dapat terukur dengan jelas.
“Dengan adanya kritik, suatu karya akan teruji dari segi kualitasnya” tutup pria yang juga menjabat Wakil Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Lampung Utara ini.
![]()
Penulis : Basir
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan