Tawon Vespa Serang Lansia di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Serangan tawon vespa kembali menelan korban jiwa. Seorang kakek berinisial KS (80), warga Desa Kabunan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon vespa saat membersihkan halaman rumahnya, Kamis malam (23/10)

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang, Diar Hendrayanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, laporan tentang insiden serangan tawon diterima pihaknya sekitar pukul 19.13 WIB.

“Kami menerima laporan adanya serangan tawon di Desa Kabunan pada pukul 19.13 WIB dan tim tiba di lokasi sekitar pukul 19.35 WIB,” ujar Diar saat dikonfirmasi Kamis malam.

Menurutnya, korban tengah membersihkan halaman rumah tanpa menyadari adanya sarang tawon vespa di pohon sirih.

Tiba-tiba, segerombolan tawon menyerang dan menyengat tubuh korban berkali-kali hingga akhirnya meninggal dunia di tempat.

“Korban tidak mengetahui ada sarang tawon. Tanpa disangka, tawon menyerang dan almarhum meninggal di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB,” jelas Diar.

Semetara itu, Agus Surono petugas Damkar yang menangani pemusnahan sarang tawon tersebut, menceritakan jika saat petugas datang untuk mengevakuasi korban dan memusnahkan sarang tawon,Nyawa korban tidak tertolong,

“Iya betul yang menangani saya semalam, ngga tega melihat korban, kemungkinan ada puluhan tawon yang menyengat ditambah usia korban yang sudah tua sehingga saat kami tiba dilokasi sudah meninggal,” ujarnya, pada Jum’at (24/10).

Petugas Damkar Pemalang yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemusnahan sarang tawon vespa menggunakan metode pembakaran, untuk mencegah serangan susulan terhadap warga sekitar.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan tawon vespa — jenis tawon berukuran besar dengan sengatan beracun yang berpotensi mematikan, terutama bagi lansia.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan
Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas
Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan
Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi
Ketua RW 01 Margaluyu Soroti Lambannya Penanganan Kebocoran Pipa SPAM Cibatu
Jelang PPDB, Aliansi Masyarakat Bungursari Desak Kejelasan Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya
“Polisi Sahabat Santri”, Edukasi Santri Madrasah Diniyah Al Huda Tasikmalaya Cegah Kejahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:23 WIB

Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:14 WIB

Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:28 WIB

Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi

Berita Terbaru