Sungai Ciwulan jadi Tumpukan Sampah, Berdampak pada Pertanian & Perikanan? 

Senin, 10 Juli 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Intensitas hujan tinggi terus terusan mengguyur Kota Tasikmalaya dan sekitarnya dalam beberapa waktu ini, tidak sedikit daerah daerah yang terkena banjir bahkan tanah longsor terjadi.

Dengan intensitas hujan yang tinggi tersebut otomatis di kawasan sungai sungai yang berada di kota Tasikmalaya dengan jumlah sampah yang tidak sedikit.

Salah satunya yang terjadi di wilayah sungai Ciwulan yang merupakan pembatas antara kota dan kabupaten. Tasikmalaya wilayah selatan.

Pantauan wartawan, Kp. Leuwibudah dan Kp. Leuwibilik Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya menjadi salah satu titik tumpukan sampah dengan jumlah yang tidak sedikit terbawa oleh arus air, bahkan dengan jumlah puluhan ton sampah.

Salah Seorang warga Kampung Cukang, Tanjung, Kawalu, Kota Tasikmalaya bernama Entis (43) mengatakan, sejak pukul enam pagi warga sekitar disini turun ke sungai untuk memungut sampah plastik. Ada juga sebagian warga yang memungut kayu-kayu yang hanyut untuk kayu bakar.

“Namun tidak semua sampah plastik dipungut oleh warga sekitar, sampah yang dipungut oleh warga hanya sampah plastik botol yang dapat dijual ke penampung rongsok untuk selanjutnya dijual kembali ke pengusaha daur ulang ulang sampah plastik,” tutur Entis.

Ketua Gapoktan Bunga Tanjung Kel.Tanjung, Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya Ahmad Syahroni menambahkan, Selain sampah yang dipungut oleh warga seperti sampah bekas makanan ringan, styrofoam dan sebagainya kelihatan masih menumpuk.

Kejadian tersebut kata Ahmad, sangat berdampak bagi keberlangsungan pertanian dan perikanan, karena dari sungai Ciwulan banyak yang mengalir di salurkan ke drainase untuk pengairan pertanian. Karena itu, keberadaan sampah tersebut harus benar benar segera di atasi.

“Berdampak pisan (sekali) akibat penyumbatan sampah jadi debit air berkurang terhadap keberlangsungan pertanian dan perikanan, dari aliran sungai di wilayah Mangkubumi dapat mengocori lebih dari 1300 Ha, mulai kecamatan Mangkubumi sampai Kawalu dan sebagian wilayah Tamansari,” jelasnya.

Adapun resiko untuk perikanan, yaitu sisa zat kimia dari limbah apalagi dari konveksi sangatlah mengganggu termasuk bahaya residu kimianya terhadap menurunnya produktivitas hasil panen petani yang membudidayakan perikanan.

Ahmad mengatakan, saat ini potensi alam dan sumber daya manusia di wilayah Kota Tasikmalaya masih cukup besar.

“Kelestarian air harus dijaga, di sebagian wilayah binaan daya saja terdapat 18 Gapoktan  yang menaungi beberapa kelompok tani yang tersebar di beberapa kelurahan di kecamatan Kawalu dan Mangkubumi,” pungkas Ahmad. (Lex)

Loading

Berita Terkait

14 Advokat Dilantik, DPC Peradi Tasikmalaya Kembali Dipimpin Andi Ibnu Hadi
PDGI Tasikmalaya Dorong Kesadaran Kesehatan Gigi Lewat “Smash for Smiles”, Padukan Edukasi dan Olahraga
Dua Pekan Dicari, Alpiani Salsabila Ditemukan di Batang Jawa Tengah
Guruh Soekarnoputra Wafat, Indonesia Kehilangan Maestro Seni Putra Bung Karno
Solar Subsidi Diduga Ditimbun, Polisi Amankan 2.500 Liter di Tanjung Bintang
Bobol Rumah Saat Dini Hari, Polisi Tangkap Pencuri Empat Ponsel di Lampung Selatan
Ketum Paguyuban U$$ Himbau Pelaku Usaha dan Pengunjung, Peduli Sanitasi Lingkungan JP Appartment
Batalyon D Pelopor Apresiasi Dukungan CV Anugerah Cipta Berkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:58 WIB

14 Advokat Dilantik, DPC Peradi Tasikmalaya Kembali Dipimpin Andi Ibnu Hadi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:29 WIB

PDGI Tasikmalaya Dorong Kesadaran Kesehatan Gigi Lewat “Smash for Smiles”, Padukan Edukasi dan Olahraga

Sabtu, 26 September 2026 - 11:31 WIB

Dua Pekan Dicari, Alpiani Salsabila Ditemukan di Batang Jawa Tengah

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Indonesia Kehilangan Maestro Seni Putra Bung Karno

Sabtu, 26 September 2026 - 11:07 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun, Polisi Amankan 2.500 Liter di Tanjung Bintang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Dua Pekan Dicari, Alpiani Salsabila Ditemukan di Batang Jawa Tengah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:31 WIB