Soroti Anggaran Dinas KUMKM Perindag, GMNI Tasikmalaya Gelar Audiensi di DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tasikmalaya mendatangi gedung DPRD Kota Tasikmalaya untuk menggelar audiensi terkait transparansi anggaran pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUMKM Perindag), Kamis (08/01/2026).

Kedatangan para aktivis mahasiswa ini diterima langsung oleh Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya di Ruang Rapat I.

Fokus utama audiensi adalah meminta kejelasan mengenai perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban anggaran, khususnya terkait dugaan pemecahan paket pekerjaan di dinas tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, H. Rahmat Sutarman, yang memimpin jalannya rapat menjelaskan bahwa pihak mahasiswa mempertanyakan adanya indikasi pemecahan paket proyek.

Namun, setelah dikonfirmasi kepada pihak Dinas Indag, hal tersebut merupakan detail alokasi untuk sub-kegiatan.

“Tadi disampaikan secara jelas bahwa itu bukan pemecahan paket pekerjaan, melainkan sub-sub alokasi anggaran. Terutama untuk insentif PCPL, petugas pengawal, serta insentif narasumber di berbagai pelatihan,” ujar H. Rahmat kepada awak media usai rapat.

Ia menambahkan, kesalahpahaman informasi kemungkinan muncul dari data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang bersifat global.

“Di RUP informasi yang masuk secara global, memang belum dirinci detail sub-kegiatannya, tapi tadi sudah dipaparkan secara rinci di dalam rapat,” imbuhnya.

Berdasarkan penjelasan dari pihak Dinas Indag, Inspektorat, dan Balitbangda, Komisi II menilai mekanisme yang berjalan, mulai dari perencanaan hingga proses lelang, sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami memandang secara normatif tidak ada masalah, sudah sesuai regulasi. Pihak GMNI pun tadi sudah bisa menerima klarifikasi yang disampaikan oleh dewan, Inspektorat, maupun Balitbangda,” terang H. Rahmat.

Meski audiensi berjalan lancar, sempat muncul interupsi dari pihak mahasiswa terkait ketidakhadiran Kepala Bappelitbangda, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Indag.

Diketahui, yang bersangkutan berhalangan hadir karena sedang mengikuti kegiatan PGD (Pendidikan Gelar/Dinas).

“GMNI meminta beliau dihadirkan langsung. Kami menyarankan untuk menempuh mekanisme baru jika memang kehadiran Kaban Balitbangda sangat dibutuhkan, nanti dijadwalkan kembali waktunya,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan mahasiswa soal audit, H. Rahmat menjelaskan bahwa proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk anggaran tahun 2025 baru akan dimulai pada Februari 2026 mendatang.

H Rahmat menyebut, Audit BPK biasanya turun bulan Februari hingga Juni untuk menyisir seluruh anggaran dinas. Nanti DPRD akan membentuk Pansus (Panitia Khusus) untuk menindaklanjuti hasil audit tersebut.

“Jika ada temuan ketidaksesuaian peruntukan atau pelanggaran, akan disampaikan secara transparan melalui Pansus,” pungkasnya.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru