Sejumlah Negara Asing Menghadiri Festival Terapis Herbalis II di Masjid Raya Al-Jabbar

Selasa, 26 November 2024 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, MNP – Komunitas yang mewadahi sejumlah ahli terapi dan pengobatan tradisional, serta peracik herbal se-Jawa Barat yang tergabung dalam Founder Forum UMKM Nuswantara (FUN) menggelar Festival Terapis Herbalis II (FTH II) di Aula Masjid Raya Al-Jabbar (MRAJ), Kamis (14/11/2024).

Zeni Sentani Perwakilan Komunitas FUN, NM dan FTH dalam laporannya menceritakan bahwa FTH pertama digelar pada dua tahun lalu di Metro Indah Mall, Bandung. Kini, merupakan sebuah kehormatan bagi para terapis herbalis se-Jawa Barat untuk menghelat kegiatan akbar di MRAJ.

Ia berharap kegiatan FTH II dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para terapis herbalis se-Jawa Barat untuk mendarma baktikan keahliannya dalam menyehatkan masyarakat.

Menurut Dinar Santana mewakili Komunitas FUN, dan NM Induk komunitas FTH mengatakan, kegiatan FTH II ini merupakan hasil konsolidasi pentahelix dengan tujuan menyelesaikan beragam persoalan yang berkaitan dengan keahlian terapis herbalis se-Jawa Barat.

Dinar yang juga Komandan Samarang Command Center (CC), FUN Garut ini berharap FTH II dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Jawa Barat secara umum, khususnya jamaah MRAJ.

Kegiatan pagi itu dibuka penuh khidmat oleh Direktur Wilayah Lembaga Kesehatan Masyarakat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia [LKM BKPRMI] Jawa Barat, dr. Ahmad Nurhadi.

Selain para terapis, Dewan Kemakmuran Masjid MRAJ, dan jamaah, pembukaan FTH II pagi itu juga dihadiri petugas Kesehatan Lapangan perwakilan dari RS Bhayangkara Sartika Asih, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Jawa Barat, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan [DKPP] Jawa Barat.

Acara pembukaan ditutup dengan sholawat dan doa untuk keselamatan dan kesehatan bangsa Indonesia, khususnya warga Jawa Barat oleh Ketua Lembang CC Kabupaten Bandung Barat, Eko Abdul Ghani.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan baksos terapis herbalis di Aula MRAJ, dihadiri 41 terapis. Mereka menjamu tamu Allah yang datang dari berbagai kota, bahkan mancanegara.

Pasangan dari Amsterdam, Faishal dan Fayral Gaffar juga sempat mencoba terapi Stretching Thai Massage, dari Juni Suhendra dan terapi reposisi tulang sendi dari gadis keretek Sila Purwaraga.

Kang Junsu, panggilan akrab Juni, menyebutkan bahwa saat itu Faishal mengeluh punggungnya sakit. Setelah beberapa kali dilakukan peregangan di otot-otot punggungnya, senyum Faishal bisa mengembang lagi,terang Kang Junsu.

‘Alhamdulilah, setelah diterapi bahu, leher, dan punggung saya, sekarang terasa lebih nyaman. Terimakasih, Sila. Saya, Fayral, sangat berterimakasih,” kata Fayral kepada Teh Sila.

Ada juga pasien dari Malaysia yang mencoba berbagai terapi +aculectric, acupunctur, dll). Tak kalah seru, civitas MRAJ, dimulai dari tim bersih-bersih, satpam,pihak manajemen pun ikut merasakan manfaat terapi di perhelatan FTH II MRAJ ini.

Salah satu terapis, GinGin Ginanjar, memperkenalkan terapi Batek Garut. Menurut Kang GinGin, begitu sapaannya, metode pengobatan asli Garut ini nyaris punah. Di komunitas FTH, saat ini dirinya dan keluarganya yang menekuni ilmu itu.

“Batek Garut adalah ilmu terapi yang mengkhususkan memperbaiki tulang yang disposisi. Bahkan tulang patah pun bisa nyambung lagi,” jelas terapis yang merangkap menjadi ustadz ini.

Kang GinGin juga pernah menunjukkan keahliannya di depan para dokter spesialis tulang se-Indonesia. Saat ini ia mengelola beberapa yayasan dan klinik pengobatan alternatif yang sudah lengkap dengan penginapan di bawah naungan Rumah Tibunnabawi Indonesia.

Menurut pria yang kini berdomisili di salah satu pesantren di Ciparay ini, ia sangat tertarik untuk ikut bergabung bersama FTH.

Pengurus MUI Kecamatan Gedebage Mohammad Yassir Syarif mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Banyak tamu-tamu Allah yang berkunjung ke MRAJ dari berbagai belahan bumi, terkadang datang dalam kondisi nyeri badan atau keluhan lainnya,” papar Yassir.

“Hari ini, mereka dijamu dengan terapi dan herbal yang mampu membuat tubuh kembali segar dan nyaman. Semoga kebaikan para terapis herbalis yang hadir di sini dibalas oleh Allah,” doanya.

Hari Kedua FTH II

Para terapis terlihat semangat mempersiapkan diri untuk menjamu tamu-tamu Allah di MRAJ, khususnya jamaah pasca salat Jumat. Di hari kedua ini hadir lagi perwakilan dari RS Bhayangkara Sartika Asih: Pian, Argy, dan Hasa, (15/11/2024).

Setengah jam sebelum adzan berkumandang, seorang pria berwajah Timur Tengah mendekat. Ia mengaku bernama Almotasembelah AN Alzanati, warga Gaza, Palestina.

Pria ini berprofesi sebagai dokter bedah di RS asy-Syifa di Gaza. Ribuan kilometer ia tempuh dari negeri para nabi untuk berkunjung ke MRAJ. Motasem, begitu panggilannya, mengeluh sudah 10 hari merasakan nyeri punggung.

Walau sudah minum obat pain killer, namun keluhannya belum juga hilang. Qodarullah, Allah memanggilnya untuk menuju MRAJ, dan mendapati ada FTH II al-Jabbar.

Ia lalu mencoba bertanya tentang acara itu pada sejawatnya, dr. Ahmad Nurhadi. DocMad sapaan dr. Ahmad menjelaskan bahwa FTH II merupakan bakti sosial bertema Sehat ala Warisan Nuswantara digelar empat hari di MRAJ.

Untuk keluhan Motasem, DocMad menyarankannya untuk menjajal Thai Massage dari Kang Junsu.

Setelah mencoba terapi tersebut, Motasem berkomentar, “Wah, tak menyangka, nyerinya hilang begitu saja. Is it magic? Atau berkah dari Allah? Allah, Allah, Allah, Alhamdulillah,” serunya sembari menyalami Kang Junsu dengan wajah sumringah.

Di ruangan utama MRAJ, pasca salat Jumat, Ustadz Azzimam Aulia Rahman membimbing ratusan jamaah dalam acara ruqyah massal. Ust. Azzimam Aulia adalah pengasuh Pondok Pesantren Darul Fithrah Ciparay.

Ia mengatakan bahwa ikhtiar terapi mesti dilakukan melalui dua cara. “Yang pertama adalah terapi al-Qur’an, kemudian yang kedua terapi/herbal/medis seperti biasa.

Keduanya akan mendatangkan pertolongan Allah SWT kepada penyintas,” tutur pengisi acara Ruqyah Trans7 ini.

Pengelola MRAJ kemudian memberikan Ust. Azzimam akses untuk mengunjungi Museum Galeri Rasulullah SAW. Ia kemudian masuk bersama Tim Arsyada Internasional.

Museum Galeri Rasulullah beroperasi dari Rabu hingga Minggu setiap pekannya dari pukul 13.00-17.00 WIB. Jamaah dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi Sapa Warga di PlayStore dan AppStore.

Loading

Penulis : Edi Suprapto

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru