Sejarah Baru! Resmi Terbentuk, DR Baharuddin Nahkodai PGRI Cabang Khusus UNIMEN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP —- Universitas Muhammadiyah Enrekang mencatatkan sejarah baru. Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Cabang Khusus resmi terbentuk di lingkungan UNIMEN.

Pembentukan ditandai dengan musyawarah dan pelantikan pengurus masa bakti 2025-2030 yang digelar di Aula Kampus I UNIMEN, Kamis 13 Agustus 2026.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembentukan organisasi. Momen tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional Pendidikan yang dihadiri ratusan kepala sekolah dan madrasah se-Kabupaten Enrekang.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kemenag Enrekang Prof. Dr. Jamaruddin, Sekretaris PGRI Enrekang Andi Suhardiman, dan Wakil Rektor II UNIMEN Dr. Elihami.

Rektor UNIMEN Dr. Syawal Sitonda menyambut gembira lahirnya PGRI Cabang Khusus di kampusnya. Ia menyebut ini sebagai bukti komitmen UNIMEN untuk bersinergi menguatkan ekosistem pendidikan di daerah.

“Ini adalah momen bersejarah sekaligus menggembirakan. Organisasi profesi terbesar bagi pendidik resmi terbentuk di UNIMEN. Ini bukti UNIMEN siap bersinergi dengan semua kalangan demi mutu pendidikan yang lebih baik,” tegas Syawal.

Menurut Syawal, UNIMEN memiliki kekuatan besar dengan sekitar 160 SDM dosen dan tenaga pendidik yang siap berkolaborasi.

Dengan adanya PGRI Cabang Khusus, ruang gerak untuk membangun kualitas guru di Enrekang menjadi semakin luas.

“SDM yang kami miliki akan menjadi kekuatan baru bagi PGRI secara kelembagaan. Ini membuka ruang kolaborasi lebih luas kepada semua guru di Kabupaten Enrekang,” sambungnya.

Tidak hanya organisasi, Rektor juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan 2 program studi baru jenjang Magister di UNIMEN. Yakni Magister Pendidikan Dasar dan Magister Pendidikan Umum dan Karakter.

Ia mengajak para kepala sekolah dan madrasah untuk menjadi “penyambung lidah” mengajak guru-guru melanjutkan studi S2 di UNIMEN.

Wakil Ketua PGRI Kabupaten Enrekang H. Agus Sallangan, MAP mengapresiasi langkah cepat UNIMEN. Dengan terbentuknya cabang khusus ini, maka di Enrekang sudah ada 2 PGRI Cabang Khusus. Pertama PGRI SMA/SMK/SLB dan kedua PGRI UNIMEN.

“InsyaaAllah kami juga akan jajaki pembentukan PGRI Cabang Khusus untuk Kementerian Agama Kab. Enrekang,” ujarnya.

Dalam musyawarah tersebut, Dr. Baharuddin, http://S.Pd., http://M.Pd. resmi terpilih dan dilantik sebagai Ketua PGRI Cabang Khusus UNIMEN masa bakti 2025-2030.

Ia didampingi jajaran pengurus harian dan 15 Ketua Bidang yang seluruhnya merupakan dosen UNIMEN. Agus mengimbau pengurus baru segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program.

Dengan lahirnya PGRI Cabang Khusus UNIMEN, diharapkan kolaborasi antara dosen perguruan tinggi dan guru di lapangan semakin kuat. Tujuannya satu, meningkatkan mutu pendidikan di Enrekang.

“PGRI bukan hanya organisasi, tapi rumah besar bagi para pendidik untuk bergerak bersama memajukan pendidikan,” pungkas Agus.

Adapun daftar Pengurus PGRI Cabang Khusus UNIMEN 2025-2030 diantaranya Ketua: Dr. Baharuddin, S.Pd., M.Pd, Wakil Ketua I: Dr. Drs. Yunus Busa, M.Si,  Wakil Ketua II: Dr. Nurdin, M.Si, Sekretaris: Arif Efendi AS, S.Pd., M.Pd, Bendahara: Umiyati Jabri, S.Pd., M.Pd.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru