Sambangi Lokasi Penataan Pasar Cikurubuk, Komisi III DPRD: Aset Sudah Milik Pemkot Tasikmalaya 

Kamis, 24 April 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Aspirasi masyarakat terkait penataan infrastruktur jalan Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya sudah mulai terjawab.

Meski diterpa isu miring terkait kepemilikan aset, namun terbantahkan karena kini dimiliki oleh pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Hal tersebut dikatakan Anang Sapaat Ketua Komisi III DPRD saat melakukan investigasi mendadak ke pengerjaan pengaspalan pasar Cikurubuk, Kamis (24/04/2025).

“Saya mendengar isu kepemilikan aset tanah bukan milik pemerintah daerah, tapi ternyata dibuktikan barusan bahwa sertifikatnya ada sudah dimiliki Pemkot Tasikmalaya seluas hampir 4000 m². Jadi dalam kepemilikan aset ini ada udah sah milik Pemkot Tasikmalaya,” jelasnya.

Menurut Anang, Pemkot Tasikmalaya berani membangun karena sudah memiliki tanah, kecuali yang di HPKP masih diurus.

“Jadi sesuai-lah pengerjaan ini sesuai dengan apa yang dianggarkan,” terang politikus Partai Demokrat ini.

Anang menyebut, ada 7 titik pengerjaan yang dilaksanakan di pasar Cikurubuk.

“Di sini ada 6 titik lokasi yang diperbaiki dan 1 titik pengerjaan drainase yang sudah masuk di sertifikat seluruhnya, tidak ada yang di luar,” katanya.

Pembangunan ini menjadi tanggungjawab Dinas Indah, sesuai aturan yang di rekomendasikan oleh konsultan.

“Mudah-mudahan selain jalan, sudah diusulkan lagi oleh Pak Kadis Indag karena ini akan ditata sama pedagangnya,” tuturnya.

Anang meminta jangan sampai jalan sekarang diperbaiki ratusan juta tapi hanya dipakai dagang, sehingga tidak ada artinya.

“Sehingga dua-duanya berjalan, fasilitas umum ada, pedagang pun tidak terganggu untuk keindahan Pasar Cikurubuk,” ucapnya.

Terkait pembangunan yang di luar dari Pasar Cikurubuk, sekarang ada anggarannya di Dinas PUTR kurang lebih Rp 1 Miliar.

“Mudah mudahan besok bulan Mei sudah dikerjakan, jadi yang di luar Cikurubuk itu dikerjakan oleh PUTR, sementara yang di dalam itu adalah kewenangan dari Indag,” bebernya.

Di tempat sama, Kadis Indag Apep Yosa Firmansyah menambahkan, bahwa pengerjaan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Karena daerah harus mempertimbangkan kemampuan keuangan.

“Untuk pemeliharaan jalan di 6 titik dan 1 titik pengerjaan drainase dengan jumlah total pagu anggaran Rp. 723.761.061,” tandas Apep.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers
Parang Melukai Pria 79 Tahun di Ampah Kota, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum dan Tempat Jual Air, Kok Bisa?
Hafal Al-Qur’an Sambil Nikmati Alam Galunggung, Aksi Keren Kelas Siswa KUCI SMPN 5 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers

Berita Terbaru