Sada Kata Dok Perteddung’, Pesan Bupati Saat Penutupan Pesta Budaya Oang-oang Pakpak Bharat

Senin, 29 Juli 2024 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Perhelatan Pesta Oang-Oang Tahun 2024 Kabupaten Pakpak Bharat telah ditutup secara resmi oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

Namun dalam penutupan event tahunan ini ada sebuah pesan mendalam, Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengajak segenap masyarakat Pakpak Bharat untuk seia sekata sebagaimana filosofi Pakpak “Sada Kata Dok Perteddung”.

Filosofi ini pula yang menjadi tema pertunjukan seni, drama, tari dan music yang ditampilkan dalam acara puncak Pesta oang-Oang Tahun 2024 ini.

Tema mrteddung ini digali dari tradisi nenek moyang kita yang menjadi salah satu mata pencaharian suku Pakpak yang bertujuan untuk mencari kayu alim, getah kapur, dan hasilnya kemudian dijual.

Dalam mrteddung ini ada filosofi penting yang harus dilaksanakan Bersama yakni harus seia sekata atau sering diistilahkan dengan ungkapan “Sada Kata Dok Prteddung Asa Dapet Laba Olih”.

“Artinya dalam satu tim dibutuhkan kesepakatan Bersama, tujuan Bersama dan mendapat hasil yang sama, dan jika ada yang melanggar maka maka dalam mrteddung ini tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan,” jelas Bupati, Minggu (28/07/2024).

Bupati menjelaskan, tentunya implementasi dari filosofi mrteddung ini sangat relevan dengan keadaan saat ini dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat yang dicintai ini.

“Dibutuhkan sada kata dan sada orjok untuk menciptakan harmonisasi antara semua elemen yang ada. Dengan harmonisasi akan menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata,” tegas Bupati kemudian.

Selain Sendratasi “mrteddung” acara penutupan Pesta Oang-Oang 2024 ini juga diisi dengan banyak hiburan dan penampilan artis-artis lokal.

Selain itu, pengumuman dan penyerahan hadiah berbagai lomba tradisional yang telah diselenggarakan selama dua hari ini, serta penarikan nomor undian persembahan Bank Sumut.

Meskipun Pesta Oang-Oang 2024 telah ditutup, namun Panitia masih menyediakan berbagai hiburan hingga mala mini.

Ribuan masyarakat Pakpak Bharat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pakpak Bharat masih memadati area Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak sebagai bentuk dukungan mereka bagi pelaksanaan Pesta Budaya Oang-Oang ini.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL
Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar
Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Warga Minta Pemda Bartim Segera Bertindak
Ismail Naba Kembali Berjaya, Kreator Lokal di Balik Filosofi Modern Logo Hari Jadi Jeneponto ke-163
Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:33 WIB

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana

Senin, 20 April 2026 - 21:16 WIB

PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa

Senin, 20 April 2026 - 21:06 WIB

BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL

Senin, 20 April 2026 - 20:50 WIB

Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar

Senin, 20 April 2026 - 18:46 WIB

Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah

Berita Terbaru