Ribuan Pendukung Ucu – Iwan Tumpah Ruah dalam Kampanye Terbatas di Enrekang

Kamis, 21 November 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Ribuan relawan pendukung memadati kampanye terbatas Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga – AndiTenri Liwang Latinro Latunrung, Senin malam (20/11/2024).

Kampanye yang berlangsung di kediaman anggota DPRD kabupaten Enrekang fraksi PPP Ir H Run Jaya Kasmidi di jalan Kemakmuran Enrekang Kota ini dihadiri tokoh Nasional anggota DPR RI partai Nasdem Rusdi Masse dan H.La Tinro La Tunrung Fraksi Gerindra serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan PPP, H.Syaharuddin dan H.Asman.

Rusdi Masse dalam orasinya menyampaikan bahwa masyarakat Enrekang adalah pemilih pintar yang tidak boleh dibodoh bodohi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oknum tersebut terang Rusdi Masse, sudah melakukan intimidasi atas nama Program Indonesia Pintar (PIP) menakut nakuti masyarakat penerima PIP bahwa kalau tidak mendukung dan memilih paslon tertentu maka akan di cabut PIPnya.

“Jangan ki takut janganki mau diancam ancam ada saya dan puang Tinro,” kata Rusdi.

Rusdi Masse juga menanggapi pertanyaan dari warga dan simpatisan mengenai kesiapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Enrekang jika terpilih nantinya untuk membayarkan sertifikasi guru tepat pada waktunya.

“Jika nanti paslon nomor urut 2 Ucu -Iwan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Enrekang kalau mereka tidak membayarkan sertifikasi guru tepat pada waktunya maka Rusdi Masse meminta kepada masyarakat tidak sampai 1 tahun jabatannya kita akan turunkan dari Jabatannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati,” tegasnya.

Rusdi juga mengatakan bahwa dirinya berani menjamin dan mengatakan seperti itu karena Rusdi adalah orang yang paling bertanggung jawab atas pencalonan Ucu – Iwan, komitmen tersebut disambut oleh Yusuf Ritangnga -AndiTenri Liwang dengan kata ” saya siap”.

Sepengetahuan Rusdi Masse, bahwa gaji sertifikasi guru sudah ditransfer dari pusat yang di anggarkan di APBN ke rekening Daerah masing-masing sebelum jadwal waktu pembayaran sertifikasi guru.

“Kenapa di Enrekang gaji sertifikasi belum dibayarkan? berarti ada yang nakal di Enrekang,” tutup Rusdi Masse.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto
Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong
Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut
Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna
Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 

Rabu, 15 April 2026 - 14:48 WIB

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Rabu, 15 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:54 WIB