Relawan Betang Nalong, Dedikasi Ditengah Keterbatasan Sapras

Jumat, 25 September 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP — Semangat gotong royong masyarakat Desa Betang Nalong, Kabupaten Barito Timur, melahirkan pasukan penjaga keamanan lingkungan sendiri.

Bernama Tim Reaksi Cepat Relawan Betang Nalong atau disingkat TRC RBN, tim ini kini menjadi garda terdepan penanggulangan kebakaran di wilayah desa dan sekitarnya.

Kepala Desa Betang Nalong, Dewi Nirmalasari, menceritakan pembentukan RBN kepada media ini melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 24 September 2026.

Ide awalnya terinspirasi dari keberadaan relawan di Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, sekaligus menyikapi arahan BPBD-Damkar Barito Timur melalui pemerintah kecamatan dan desa terkait pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran Desa (Redkar).

Pertimbangan utama lainnya adalah kondisi geografis desa yang membutuhkan tim pemadam dini agar api dapat segera dikendalikan sebelum membesar.

Beranggotakan 9 orang termasuk penanggung jawab, RBN beroperasi dengan dukungan anggaran yang bersumber dari anggaran penanggulangan bencana serta sumbangan sukarela dari masyarakat.

Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan sarana prasarana, pengadaan APD, serta pembelian bahan bakar minyak selama bertugas di lapangan.

Hingga saat ini, RBN telah memiliki sejumlah perlengkapan operasional diantaranya Mesin pemadam YMT 460, 22 HP — 1 unit, Selang pemadam 2,5 inci — 3 gulung, Jet Nozzle — 1 buah, Mesin Robin 3,5 HP — 1 unit, Selang biasa 1 inci, panjang 50 meter — 1 gulung, Handy Talky (HT) — 5 unit.

Selain itu, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) — 5 buah, Senter besar — 3 buah, Senter kepala — 5 buah, APD lengkap (sepatu, helm, baju pelindung panas, sarung tangan) — 5 set, Tangki IBC 1.000 liter — 1 unit dan  Alat angkut Kaisar roda tiga — 1 unit.

Sepanjang tahun 2024–2025, tim ini terlibat dalam berbagai evakuasi dan aksi sosial lainnya. Kemudian pada masa Tanggap Darurat Karhutla tahun 2026, keberadaan mereka semakin terasa.

Tak hanya berjuang memadamkan api di wilayah Desa Betang Nalong, Kecamatan Patangkep Tutui , RBN bahkan turut diterjunkan hingga ke Desa Ampari Bura, Kotam, Lalap, Bentot, Pulau Padang, Tewah Pupuh, dan Matarah.

Meski dedikasinya patut diacungi jempol, RBN masih menghadapi keterbatasan perlengkapan.

Saat ini mereka membutuhkan mobil tangki air, selang berukuran 1,5 inci, tambahan mesin jinjing yang ringan, Drone untuk memantau titik api dan sebarannya, serta 4 set APD tambahan demi keselamatan para relawan saat bertugas di lapangan.

RBN berharap ada perhatian dari
Pemerintah Kabupaten maupun bantuan pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan sapras personil dilapangan.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta
Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!
Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran
Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar
32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci
Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA
Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:54 WIB

Relawan Betang Nalong, Dedikasi Ditengah Keterbatasan Sapras

Kamis, 24 September 2026 - 20:34 WIB

Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta

Kamis, 24 September 2026 - 20:18 WIB

Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar

Berita Terbaru

Barito Timur

Relawan Betang Nalong, Dedikasi Ditengah Keterbatasan Sapras

Jumat, 25 Sep 2026 - 06:54 WIB