Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta

Kamis, 24 September 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP – Aula Kampus I Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) mendadak senyap, lalu bergemuruh tepuk tangan.

Bukan pejabat, bukan artis, tapi kehadiran Influencer nasional, motivator, konsultan media sosial sekaligus public speaker, Rijal Djamal, S.S., M.Si., CPT, sebagai bintang tamu utama kuliah umum Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTA) 2026/2027, Rabu (23/9/2026), benar-benar membakar mental ratusan mahasiswa baru.

Di hadapan ratusan mahasiswa baru yang datang dari 15 prodi S1 dan 2 prodi S2 itu, Rijal Djamal langsung menampar paradigma lama tentang kuliah.

Menurutnya, masuk perguruan tinggi di era disrupsi ini bukan lagi sekadar pindah dari seragam putih abu-abu ke jas almamater ungu kebanggaan UNIMEN.

Ini adalah momentum paling krusial untuk membentuk cara berpikir, memperluas jejaring, dan menyiapkan diri menghadapi dunia yang berubah super cepat, di mana ijazah saja tidak lagi cukup untuk bertahan hidup.

Dengan gaya khasnya yang enerjik, lugas dan penuh motivasi, Rijal mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada IPK tinggi dan pencapaian akademik semata.

Mahasiswa, kata dia, harus menjadikan masa kuliah 4 tahun sebagai kawah candradimuka untuk mengembangkan 4 hal utama: kompetensi, karakter, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil peran nyata di tengah masyarakat.

“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu yang hanya kuliah-pulang-kuliah-pulang tanpa jejak,” tegas Rizal.

Pesan keras namun penuh cinta itu sangat selaras dengan tema besar MASTA UNIMEN 2026 yang diusung tahun ini, yakni “Wujudkan Mahasiswa Unggul, Berdampak dan Cerahkan Semesta”.

Tema ini, menurut Rijal, adalah tema visioner. Tema ini menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai konsumen pengetahuan di ruang kelas, tetapi sebagai agen perubahan, sebagai bagian dari generasi yang diharapkan mampu memberikan kontribusi, solusi, dan kebermanfaatan di lingkungan sosial dan profesinya kelak setelah lulus.

Bagi UNIMEN sendiri, MASTA tahun ini menjadi gerbang awal yang sangat penting. Di sinilah mahasiswa diperkenalkan secara total dengan kehidupan akademik dan nonakademik di kampus.

Mulai dari sistem pembelajaran, budaya akademik Muhammadiyah yang berkemajuan, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai ruang pengembangan diri, seperti UKM, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat yang bisa mereka manfaatkan. Ini adalah bekal awal agar tidak kaget dan salah jalan.

Fenomena MABA UNIMEN 2026 ini pun menjadi bukti sahih kepercayaan publik yang melambung tinggi.

Ketua Lembaga Pengembangan Institusi dan Promosi UNIMEN, Dr. Baharuddin, mengungkapkan bahwa peminat UNIMEN terus meningkat, dan yang paling mencengangkan, asal daerahnya sangat beragam.

Tidak hanya dari Enrekang, Pinrang, Toraja, Sidrap, tetapi juga dari Makassar, Luwu Raya, Konawe Kepulauan, Bone, Buru Selatan, Bogor, Polewali Mandar, Mamuju, Balikpapan, Wajo, Soppeng, Kolaka Utara, hingga Sidoarjo, bahkan ada pendaftar dari Pakistan.

Menanggapi ledakan kepercayaan tersebut, Rektor UNIMEN, Dr. Syawal Sitonda, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan peningkatan kualitas yang tanpa henti. “Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan peningkatan kualitas,” tegasnya.

Komitmen itu terbukti, UNIMEN saat ini telah resmi menyandang Akreditasi Institusi “Baik Sekali” dari BAN-PT, dengan penambahan prodi dan perluasan bidang keilmuan yang terus dilakukan demi pelayanan terbaik bagi mahasiswa.

Acara pembukaan MASTA yang megah ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi X, Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Sulsel Tien Suharti, Ketua PDM Enrekang Muh. Husain Kamaruddin, dan seluruh jajaran BPH serta pimpinan UNIMEN.

Namun, inti dari MASTA tahun ini tidak berhenti pada seremoni penyambutan yang formalitas saja. Kehadiran Rijal Djamal memberi penekanan yang sangat dalam bahwa perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi pada akhirnya bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi tentang membangun kompetensi yang harus diasah.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!
Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran
Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar
32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci
Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA
Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla
Diduga Lalai Hingga Tangki Bocor, SPBU 34-16609 Terancam Sanksi Hukum Berlapis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:34 WIB

Dosen TikTok dan Motivator Nasional Rijal Djamal Guncang UNIMEN, Tantang MABA Jadi Generasi Cerahkan Semesta

Kamis, 24 September 2026 - 20:18 WIB

Mahasiswa Baru UNIMEN 2026 Tembus Luar Sulawesi, Bahkan Ada Pendaftar dari Pakistan!

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin

Berita Terbaru