Puluhan Siswa SMKN Cipatujah Diduga Keracunan Usai Santap Makanan MBG

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kejadian diduga keracunan massal menimpa puluhan siswa SMKN Cipatujah setelah menyantap hidangan dari dapur MBG, Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Sedikitnya 20 siswa dilaporkan mendapatkan penanganan medis. Sebagian korban dilarikan ke Puskesmas Cipatujah.

Sementara lainnya ditangani di Pustu Desa Darawati. Adapun lokasi dapur MBG Cipatujah sendiri diketahui berada tidak jauh dari Pustu Darawati.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Puskesmas Cipatujah maupun instansi terkait lainnya mengenai dugaan keracunan tersebut.

Subag Kepegawaian dan Tata Usaha Puskesmas Cipatujah, Kristiandi, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, tidak memberikan jawaban.

Sementara itu, Koordinator Pergerakan Solidaritas Ummat, Septyan Hadinata, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Ia mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas dan meminta dapur MBG ditutup sementara waktu.

“Keselamatan anak lebih utama. Kami mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika ada indikasi kelalaian, harus ada tindakan hukum tegas,” kata Septyan.

“Kami juga meminta Bupati Tasikmalaya untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas MBG di wilayah Kabupaten Tasikmalaya agar tidak muncul korban jiwa,” tegasnya lagi.

Selain itu, Septyan juga mempertanyakan soal legalitas dan kelayakan dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai perlu ditelusuri apakah unit dapur tersebut sudah memenuhi persyaratan pemerintah, antara lain:

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagaimana diatur dalam Permenkes RI Nomor 1096/Menkes/Per/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasa Boga.

Alat uji cepat makanan (rapid test makanan) untuk memastikan bahan pangan bebas dari cemaran kimia, biologi, maupun logam berat (PP Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan).

Sertifikat Penjamah Makanan yang wajib dimiliki oleh tenaga pengolah makanan (Permenkes RI Nomor 1096/2011 pasal 23-24).

Kelayakan air bersih untuk memasak dan mencuci peralatan sesuai standar kesehatan lingkungan (Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017).

Sertifikasi pangan olahan dari Badan POM bagi makanan yang diproduksi massal (UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan).

Septyan menegaskan bahwa aktivitas MBG di Kabupaten Tasikmalaya harus dihentikan sementara sampai investigasi selesai, dan tata kelola penyediaan makanannya harus segera dibenahi.

“MBG jangan hanya diperiksa kasus per kasus. Harus ada perbaikan sistem menyeluruh, terutama soal keamanan pangan. Jangan sampai dapur yang melayani ribuan orang ternyata tidak punya standar higienis. Audit menyeluruh mutlak diperlukan,” ujarnya.

Kasus dugaan keracunan ini masih dalam penanganan pihak medis dan aparat setempat, sementara publik menunggu langkah tegas pemerintah daerah.

Loading

Berita Terkait

Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa
Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!
Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan
Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan
Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik
Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?
Kepala KUA Malangbong Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi
Soal Dugaan Afiliasi Anggota DPRD, GPI Tuntut Legalitas Penggalian PT Agatha Grup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik

Berita Terbaru

Berita terbaru

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB