Proyek Sumur Bor di Desa Bujung Buring Baru diduga Sarat Penyimpangan 

Sabtu, 8 April 2023 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesuji, MNP – Dugaan penyelewengan dan Mark-up anggaran Dana Desa (DD) di Bujung Buring Baru Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji terus mencuat, Sabtu (8/4/2023).

Hal tersebut terungkap saat wartawan mendapatkan informasi ada pekerjaan sumur bor 1 unit. Berdasarkan kabar masyarakat sekitar lokasi pekerjaan, diduga banyak penyimpangan tentang pengelolaan dan pelaksanaan.

Seperti yang terlihat di lokasi yaitu pada papan nama kegiatan pagu anggaran Rp 36.719.350. Dimana banyak menurut analisa tim media yang turun di lokasi menilai tidak sesuai spek.

Contohnya pada material pipa sangat tipis sekali, sehingga disinyalir jangan – jangan tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Tim media mencoba mengkonfirmasi Galih Santoso Kepala Desa Bujunh Buring Baru melalui pesan singkat WhatsApp.

“Itu baru sumurnya saja saudaraku yang kita lihat sekarang. Belum jaringan listrik dan beton tower. Itu emang agak tinggi tower tidak sama dengan yang di lingkungan penduduk,” jelas Galih Santoso.

Terpisah, tim media mencoba mendatangi saudara (T) warga Mesuji Timur tukang sumur bor dan menanyakan pemasangan biaya terima jadi sampai selesai.

“Kalau dengan saya sampai terima hidup plus listrik itu hanya Rp 10 juta mas, kedalaman 80 m,” ungkap tukang berinisial T.

Sementara itu, Sekretaris DPC AWPI Mesuji Sang Didik saat dimintai tanggapan pembangunan sumur bor ini  menduga jelas banyak kesalahan dalam perencanaan pembangunan, siapa saja yang harus bertanggung jawab?

“Yang pertama ada pendamping desa selaku konsultan desa, kemudian kedua Kecamatan sebagai verifikasi pengajuan pencairan, dan yang ketiga dinas terkait tentu saja DPMD Mesuji,_ tegas Didik.

Didik juga menambahkan, bahwa sudah jelas ada dugaan mark-up (penggelembungan harga) disana. Pasalnya orang awam saja pasti bisa menghitung jumlah biaya pembuatan sumur bor plus tower tersebut.

“Sudah budaya mas, susah kalau sudah mengakar dan akal – akalan,” tutup Didik kepada awak media. (Hidayat)

Loading

Berita Terkait

Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla
Diduga Lalai Hingga Tangki Bocor, SPBU 34-16609 Terancam Sanksi Hukum Berlapis
Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM
Herbal ACB Tampil di Liga Produk Ciamis Jabar, Dorong Minuman Tradisional Lebih Dikenal
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
Putra-Putri Kecamatan Kawalu Raih Prestasi Gemilang di FTBI Tingkat Kota Tasikmalaya 2026
Asep Rahmat Soroti Proyek Pokmas: “Kalau Kerjakan Semua, Kelurahan Berfungsi Apa?”
Semarakkan HUT ke-81 TNI, Korem 062/TN dan Kodim 0611/Garut Gelar Bazar Murah Serentak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:32 WIB

Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 16:29 WIB

Diduga Lalai Hingga Tangki Bocor, SPBU 34-16609 Terancam Sanksi Hukum Berlapis

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM

Rabu, 23 September 2026 - 16:09 WIB

Herbal ACB Tampil di Liga Produk Ciamis Jabar, Dorong Minuman Tradisional Lebih Dikenal

Rabu, 23 September 2026 - 16:01 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Berita Terbaru

Berita terbaru

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:01 WIB