PKM Leuwisari Luncurkan Program CKG Anak Sekolah, Deteksi Dini Potensi Gangguan Kesehatan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Leuwisari resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk Anak Sekolah.

CKG ini dimulai di SMPN 1 Leuwisari, berlokasi di Jl. Selareuma, Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (04/08/2025).

Program ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan pada anak usia sekolah.

Kepala UPTD Puskesmas Leuwisari, Ciptadi, S.K.M, menyampaikan bahwa kegiatan CKG ini adalah bentuk “kado ulang tahun dari pemerintah” untuk anak-anak Indonesia.

“Tujuannya agar masalah kesehatan bisa terdeteksi sejak dini. Jika ditemukan penyakit, bisa segera diobati. Jika sehat, kesehatannya bisa terus dijaga,” ujar Ciptadi, Selasa (05/08/2025).

Kegiatan perdana yang dilaksanakan di SMPN 1 Leuwisari ini diikuti oleh kurang lebih 97 siswa kelas VII yang baru memasuki tahun ajaran baru.

Pemeriksaan meliputi berbagai aspek, antara lain tes pendengaran, pemeriksaan mata, gigi, pemeriksaan laboratorium seperti ADS dan Hemoglobin (HB), serta pengecekan tekanan darah dan gula darah. Tim medis juga melibatkan dokter gigi yang turun langsung ke lapangan.

Launching Program Cek Kesehatan Gratis untuk anak sekolah di SMPN 1 Leuwisari

Dari hasil pemeriksaan hari pertama, ditemukan beberapa siswa dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

“Seperti kondisi gigi bermasalah yang harus dirujuk ke puskesmas, serta hasil lab ADS dan HB yang berada di bawah normal,” kata Ciptadi.

Dirinya menambahkan bahwa kegiatan ini berlanjut ke SD Islam Terpadu Minda Leuwisari pada hari berikutnya.

Ciptadi mengimbau masyarakat, khususnya lingkungan sekolah, untuk secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, minimal setiap enam bulan sekali, dan tidak menunggu sampai sakit.

Pemeriksaan ini gratis, dan terbuka untuk semua, baik yang memiliki kartu BPJS maupun yang belum memilikinya

“Program ini jangan disia-siakan, manfaatkan sebaik-baiknya. Karena selain untuk siswa, kami juga membuka ruang untuk masyarakat umum,” tegasnya.

Sebelum menyasar sekolah, UPTD Puskesmas Leuwisari telah melaksanakan kegiatan serupa di berbagai institusi di wilayah Kecamatan Leuwisari, termasuk di Polsek, Kantor Kecamatan, seluruh desa, dan KUA. “Alhamdulillah, animo masyarakat cukup tinggi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru