Permintaan Pemda Terkait Pengelolaan Terminal Cargo Disetujui DPRD Bartim

Selasa, 25 Juni 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito, Timur, MNP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah gelar Paripurna tentang Pendapat, Pertimbangan dan Persetujuan prinsip dan setujui pengelolaan Terminal Cargo.

“DPRD secara kelembagaan telah menerima surat permintaan persetujuan dari pemerintah daerah, berkaitan dengan rencana pemerintah daerah untuk melaksanakan kerjasama dengan badan usaha pelabuhan Indonesia Terminal Cargo,” ucap ketua DPRD Bartim, Nursulistio usai menandatangani persetujuan, Selasa (25/06/2024) .

Menurut Nursulistio, melihat prospek dan juga potensi sumber daya yang ada di Barito Timur, pelabuhan yang sudah tersedia dan hibahnya juga sudah diberikan kepada pemerintah daerah, tentu merupakan sebuah terobosan yang sangat bagus dan sepakat, seperti yang disampaikan anggota dewan bahwa harus ada progres setelah kerjasama dilaksanakan.

“Kami minta ini segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, untuk dikelola dengan secepat-cepatnya supaya tidak semata-mata sebatas MoU saja, tapi setelah MoU semua tahapan harus segera dilaksanakan, jadi harus ada target waktu,” jelasnya.

Politisi dari Partai berlambang pohon Beringin ini menjelaskan bahwa pendapatan daerah bisa masuk dari sektor pelabuhan dan dengan dikelolanya pelabuhan tersebut akan membawa dampak secara positif, baik tenaga kerja maupun sumber pendapatan dengan dikelolanya pelabuhan di desa Telang Baru.

“Setelah ditandatangani persetujuan DPRD ini kami akan serahkan kepada pemerintah daerah, kemudian pemerintah daerah akan melaksanakan MoU kerjasama dengan badan usaha pelabuhan tersebut,” ungkapnya.

Nursulistio juga mengungkapkan nantinya akan mengawasi secara berkala, secara rutin, akan kirimkan pihak-pihak yang membidangi untuk mendampingi saat pelaksanaannya MoU, termasuk juga progress awal.

“Saat presentasi kemaren tahapannya banyak sekali, mereka akan melakukan peningkatan status pelabuhan terlebih dahulu, dari pelabuhan sungai dan danau menjadi pelabuhan regional, supaya kapal yang standar itu bisa kapal besar dan bisa lintas propinsi,” terang Nursulistio.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Barito Timur, Bertulumeus melalui Sekretaris, Hendroyono menjelaskan bahwa terkait persetujuan prinsip yang sudah diterbitkan oleh DPRD kabupaten Barito Timur.

Itu atas rencana pemerintah daerah Barito Timur untuk melakukan kerjasama pengelolaan dan pengusahaan pelabuhan atau dermaga sungai Telang Baru, Dinas Perhubungan menyampaikan penghargaan yang tinggi-tingginya kepada DPRD atas persetujuan prinsip ini.

“Persetujuan prinsip ini akan kami tindaklanjuti untuk melakukan paparan dengan pihak Kejaksaan Negeri Tamiang sekitar tanggal 6, minggu pertama bulan Juli,” ujarnya.

Selanjutnya dari paparan kita di kejaksaan nanti, Lanjut Hendroyono menjelaskan, apakah kejaksaan mengambil sikap untuk pendamping hukum atau pendapat hukum.

“Setelah selesai tahapannya adalah penandatanganan, jadi masih ada satu langkah lagi untuk penandatanganan MoU. Ini kita lakukan supaya kita tidak salah langkah, apalagi jangka panjang rencana 30 tahun, jadi kita harus betul-betul siap dari sisi aturan,” tuturnya.

Menurutnya pendapat hukum dari pihak-pihak yang memang berkewenangan itu memang mutlak diperlukan. Dan setelah penandatanganan MoU pihaknya akan laporkan ke Ombudsman perwakilan Kalimantan Tengah dan BPK RI.

“Kerena mereka sudah menanyakan bagaimana pelabuhan kita ini tidak dioptimalisasikan. Setelah MoU, aktivitas fisik sudah bisa dimulai, yang non fisik dalam proses perijinan itu maksimal 1 tahun dan paling cepat 6 bulan baru izinnya keluar karena proses di Kementerian itu panjang dan lama,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kajian Kitab Bulanan CV Assalam Family: Manisnya Ilmu Agama, Hangatnya Berbagi Sesama
Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya
Fenomena Situ Gede di Musim Kemarau, Hamparan ‘Karpet Hijau’ Jadi Wisata Dadakan
Polisi Diminta Dalami Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Balik Kebakaran Hutan Bukit Condong Inhil
Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian
Viral di Medsos, Gadis Asal Bantarbolang Pemalang Kini Didampingi Unit PPA
Ada Payung Alami di Pemalang, Tempat Warga Ngadem saat Cuaca Panas
Naik Perahu Demi Edukasi, Polisi Bekali Pelajar Pulau Sebesi Lawan Narkoba dan Bullying

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:43 WIB

Kajian Kitab Bulanan CV Assalam Family: Manisnya Ilmu Agama, Hangatnya Berbagi Sesama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:04 WIB

Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:46 WIB

Fenomena Situ Gede di Musim Kemarau, Hamparan ‘Karpet Hijau’ Jadi Wisata Dadakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:15 WIB

Polisi Diminta Dalami Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Balik Kebakaran Hutan Bukit Condong Inhil

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian

Berita Terbaru

Berita terbaru

Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya

Sabtu, 18 Jul 2026 - 20:04 WIB