Perjalanan Gedung Regentschapraad Garoet: Dari Dewan Masa Kolonial Hingga Kantor BPKAD

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Bila kita melewati Jalan Kian Santang, di pusat Kota Garut, ada sebuah bangunan bersejarah yang kini menjadi Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut.

Gedung ini awalnya dibangun pada tahun 1926 sebagai Gedung Regentschapraad Garoet, yang merupakan Dewan Kabupaten Garut (cikal bakal DPRD) pada masa penjajahan Belanda.

Keberadaan gedung ini menjadi saksi bisu perjalanan politik di Garut pada masa lalu. Pada tahun 1920, para nasionalis yang tergabung dalam organisasi-organisasi perjuangan seperti : PNI (Bung Karno cs), SI (Serikat Islam-HOS Cokroaminoto cs), Partai Sosialis (Sutan Syahrir cs), dan lain-lain untuk memperjuangkan pembentukan sebuah perwakilan rakyat (volksraad) kepada pemerintah Hindia Belanda.

Garut menjadi salah satu daerah yang merespons dengan mendirikan Dewan Kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati RAA. Suriakartalegawa (Bupati Garut V, 1915-1929).

Menariknya, di antara anggota dewan tersebut terdapat nama Abdul Muis (ejaan lama Abdoel Moeis), seorang sastrawan terkenal Indonesia yang pada saat itu tinggal di Garut. Abdoel Moeis dikenal sebagai penulis novel terkenal “Salah Asuhan”, yang lahir dari inspirasi dan pengalaman hidupnya di Garut.

Saya rasa tidaklah berlebihan, jika sosok pahlawan Abdul Muis diabadikan sebagai nama salah satu jalan di Garut sebagai bentuk apresiasi kepadanya,” ujar Warjita – sejarawan juga budayawan, merespons kontribusi Abdul Muis dalam sejarah dan kebudayaan Garut.

Lebih dari sekadar bangunan bersejarah, Gedung Regentschapraad Garoet menjadi simbol perubahan dan perjuangan di Garut. Jejak sejarahnya masih terawat dengan baik, meskipun fungsinya telah bertransformasi sesuai kebutuhan zaman.

Gedung ini menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang semangat perjuangan para pendahulu dalam meraih kemerdekaan dan membangun bangsa.

Loading

Penulis : Dedi Susanto

Berita Terkait

WBP Tak Perlu Repot Berobat Ke Luar, Rutan Kelas 1 Jakpus Pindahkan Faskes Bersama BPJS
Tanpa Ampun! Satpol PP Tertibkan Pengemis di Kawasan Masjid Agung dan Alun-alun Pemalang 
Bunga Tabebuya Dikepung Kabel Semrawut: Pemkab Pemalang Siapkan Gunting Potong Massal
Perkuat Tata Kelola Kampus Zakat, ITF Ar-Raniry Sambut Tim Visitasi Kemenag
Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur
Modus Ajak Main Malam Hari, Dua Pria di Ciamis Diduga Gagahi Anak di Bawah Umur
Bupati Jeneponto Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034
Kuwu Bunisari Apresiasi Berbagai Kegiatan, Penetapan RKP 2027 Jadi Fokus Berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:36 WIB

WBP Tak Perlu Repot Berobat Ke Luar, Rutan Kelas 1 Jakpus Pindahkan Faskes Bersama BPJS

Jumat, 25 September 2026 - 15:23 WIB

Tanpa Ampun! Satpol PP Tertibkan Pengemis di Kawasan Masjid Agung dan Alun-alun Pemalang 

Jumat, 25 September 2026 - 15:13 WIB

Bunga Tabebuya Dikepung Kabel Semrawut: Pemkab Pemalang Siapkan Gunting Potong Massal

Jumat, 25 September 2026 - 15:03 WIB

Perkuat Tata Kelola Kampus Zakat, ITF Ar-Raniry Sambut Tim Visitasi Kemenag

Jumat, 25 September 2026 - 14:52 WIB

Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur

Berita Terbaru

Yudi, S.E - Kepala Cabang BPR Malangbong Kabupaten Garut.

Berita terbaru

Setahun Menjabat, Kepala BPR Malangbong Dorong Nasabah Patuhi Prosedur

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:52 WIB