Tasikmalaya, MNP – Aula Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menjadi pusat kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Pembinaan Karang Taruna, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bungursari Sodik Sunandi, Sekmat, Kasipem, Wakil Ketua Karang Taruna Kota Tasikmalaya Bidang Organisasi Dikri Badruzaman, M.Pd., Ketua Karang Taruna Kecamatan Eri Darwin, serta para Ketua Karang Taruna Kelurahan dan peserta Karang Taruna se-Wilayah Kecamatan Bungursari.
Dalam sambutannya, Camat Bungursari Sodik Sunandi menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting bagi Karang Taruna untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial di wilayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini adalah pembinaan terakhir. Kami berharap ada tindak lanjut nyata dari pembinaan ini, seperti pembentukan satgas serta identifikasi enam titik TPS liar di Bungursari,” kata Sodik.
“Setelah terbentuk satgas pengolahan dan bank sampah, tugas mereka adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Harus ada aksi nyata,” harapnya.
Sementara itu, Dikri Badruzaman, M.Pd., selaku Wakil Ketua Karang Taruna Kota Tasikmalaya Bidang Organisasi, menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner dalam organisasi sosial seperti Karang Taruna.
“Setiap gerakan dan progres Karang Taruna bergantung pada sosok pemimpin. Pemimpin harus punya visi dan misi yang jelas agar organisasi berjalan sesuai arah. Karang Taruna juga tidak bisa berjalan sendiri, karena merupakan mitra dari pemerintah,” jelas Dikri.
Dirinya menambahkan, pembinaan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan di seluruh kecamatan se-Kota Tasikmalaya.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Kawalu, Tamansari, dan Purbaratu. Ia berharap kader Karang Taruna mampu menunjukkan aksi nyata, bukan hanya wacana.
“Fokus utama kita ada pada empat hal: pengelolaan sampah melalui Satgas Sampah, penanganan HIV/AIDS melalui kader P2PM, pencegahan narkoba, dan antisipasi geng motor. Karang Taruna harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Eri Darwin, Ketua Karang Taruna Kecamatan Bungursari, menyampaikan apresiasi kepada pihak kecamatan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada pihak kecamatan dan semua peserta yang hadir,” tutur Eri.
Menurutnya, kegiatan pembinaan ini memberikan pemahaman penting tentang sistem kepemimpinan dan penguatan organisasi.
“Harapan kami, hasil dari kegiatan ini tidak berhenti di forum saja, tetapi dilanjutkan dengan rencana kerja dan tindak lanjut (RKTL) yang nyata,” ujarnya.
Eri juga menegaskan bahwa Karang Taruna Kecamatan Bungursari berkomitmen melaksanakan agenda kerja rutin.
“Minimal sebulan sekali, kami akan melakukan evaluasi dan pelaporan kegiatan, termasuk kader yang sudah terbentuk seperti kader P2PM di bidang kesehatan maupun kader pengelolaan sampah. Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk hadir dan beraksi nyata di tengah masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan pembinaan ini menjadi penutup rangkaian roadshow pembinaan Karang Taruna se-Kota Tasikmalaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader Karang Taruna semakin siap menjadi agen perubahan sosial, mendorong kemandirian, dan turut serta dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta masyarakat yang peduli terhadap sesama.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan