TASIKMALAYA, MNP — Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Tasikmalaya terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui ruang pelayanan kesehatan, tetapi juga dikembangkan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan “Smash for Smiles”, yang memadukan olahraga, edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi dalam satu rangkaian kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum Hari Kesehatan Gigi Nasional, sekaligus memperlihatkan bagaimana organisasi profesi dapat mengambil peran dalam membangun kesadaran preventif di tengah masyarakat.
Ketua Pelaksana Smash for Smiles, Leni Paramita, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai aktivitas olahraga, melainkan sebagai ruang untuk mempertemukan semangat kebersamaan, kepedulian sosial dan edukasi kesehatan.
“Memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional, kegiatan ini menjadi bentuk bakti sosial bahwa kesehatan, kebersamaan dan kepedulian bisa bergerak dalam satu langkah. Ini juga menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah setempat, organisasi profesi dan komunitas olahraga,” ujar Leni.
Menurut Leni, keterlibatan PDGI Cabang Tasikmalaya menjadi bagian penting dalam upaya mendekatkan edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat.
Selama ini, pemeriksaan gigi masih kerap dipersepsikan sebagai sesuatu yang dilakukan ketika seseorang sudah mengalami keluhan.
Melalui kegiatan seperti Smash for Smiles, PDGI berupaya membawa pesan pencegahan dan pemeriksaan rutin ke ruang-ruang aktivitas masyarakat.
“Kita mencoba menggabungkan olahraga dengan kesehatan gigi. Peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga diberikan kesempatan untuk memeriksakan kondisi giginya. Ini menjadi cara untuk mendekatkan pelayanan dan edukasi kesehatan gigi kepada masyarakat,” jelasnya.
Leni menilai keberadaan organisasi profesi seperti PDGI perlu semakin dikenal masyarakat bukan hanya dalam konteks pelayanan ketika terjadi masalah kesehatan gigi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya edukasi dan pencegahan.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun pemahaman bahwa menjaga kesehatan gigi bukan hanya dilakukan ketika muncul rasa sakit, tetapi merupakan bagian dari pola hidup sehat.
“Kami ingin lebih mendekatkan diri kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama stakeholder dan dibalut melalui kegiatan seperti Smash for Smiles, kami berharap masyarakat semakin mengenal PDGI dan tidak lagi merasa takut untuk memeriksakan gigi,” tutur Leni.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional.
Sebaliknya, Smash for Smiles diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih panjang antara PDGI, komunitas olahraga, pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
“Harapannya, kita bisa terus bergerak bersama untuk meningkatkan kesehatan gigi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi awal kolaborasi antara organisasi profesi dan komunitas,” katanya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadispora) Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana.
Menurut Deddy, Smash for Smiles menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Smash for Smiles. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang positif, karena olahraga bisa menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat. Ketika olahraga dipadukan dengan edukasi kesehatan gigi, tentu manfaatnya menjadi lebih luas,” ujar Deddy.
Ia menilai kolaborasi antara organisasi profesi, komunitas olahraga, pemerintah dan stakeholder lainnya perlu terus dibangun. Sebab, menurutnya, upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
“Yang menarik adalah semangat kolaborasinya. Ada organisasi profesi, komunitas olahraga, pemerintah dan stakeholder lainnya yang bergerak bersama. Pola seperti ini perlu terus dibangun karena persoalan kesehatan masyarakat tidak bisa hanya ditangani oleh satu pihak,” katanya.
Deddy berharap Smash for Smiles dapat menjadi contoh bahwa kegiatan olahraga dapat dikembangkan dengan membawa pesan yang lebih luas, termasuk edukasi mengenai kesehatan.
Di sisi lain, Deddy menyampaikan bahwa pada Oktober dan November mendatang pihaknya akan melakukan persiapan menghadapi berbagai agenda dan event olahraga, termasuk cabang olahraga yang terus berkembang di Kota Tasikmalaya.
Ia menyebut munculnya cabang olahraga seperti padel menjadi salah satu gambaran meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diikuti dengan perencanaan pembinaan, fasilitas dan penyelenggaraan kegiatan yang baik.
Deddy menjelaskan, semakin banyak cabang olahraga yang berkembang, termasuk padel, tentu kebutuhan pembinaan, fasilitas dan penyelenggaraan event juga meningkat. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak pada kebutuhan APBD.
“Dengan perencanaan yang baik, peningkatan anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan olahraga dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi yang dibangun melalui Smash for Smiles pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai olahraga maupun pemeriksaan gigi, tetapi bagaimana membangun budaya preventif di tengah masyarakat.
PDGI Cabang Tasikmalaya melalui kegiatan tersebut membawa edukasi kesehatan gigi lebih dekat kepada masyarakat, sementara olahraga menjadi medium yang membuat pesan kesehatan disampaikan dalam suasana yang lebih terbuka dan partisipatif.
Deddy pun berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Smash for Smiles bukan hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bisa menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan.
“Olahraga harus terus kita dorong menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, dan di saat yang sama kesadaran terhadap kesehatan gigi juga harus menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PDGI Cabang Tasikmalaya, panitia, komunitas olahraga serta seluruh stakeholder yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, PDGI, komunitas olahraga dan stakeholder yang telah berkolaborasi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan lain yang menggabungkan olahraga, kesehatan dan kepedulian sosial,” pungkasnya.
Smash for Smiles pun menjadi gambaran bahwa pesan kesehatan dapat disampaikan dari berbagai ruang.
Ketika organisasi profesi seperti PDGI hadir bersama komunitas olahraga dan pemerintah, edukasi kesehatan gigi tidak lagi sebatas informasi, tetapi dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Bergerak bersama, tersenyum bersama, dan membangun kesadaran kesehatan gigi dari masyarakat.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan