Barito Timur, MNP – Setelah mengikuti proses Debat Publik yang kedua, Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, 2 dan 3 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Barito Timur di gedung umum Mantawara pada Senin malam (11/11/2024).
Paslon nomor urut 2 Pancani – Raran (Pancaran) saat melaksanakan konferensi pers sampaikan bahwa pihaknya akan mengutamakan program 100 hari kerja yang langsung menyentuh masyarakat saat terpilih nanti.
“Kita bersyukur semuanya berjalan dengan lancar baik sampai akhir bagus semuanya,” ungkap Pancani didampingi Raran dan tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, ini pengalaman terbaru karena ketiga kali maju harus banyak belajar, jadi pencapaian apa yang mau disampaikan kepada masyarakat tersampaikan tadi.
“Ya, bagaimana keberpihakan kita kepada masyarakat program kita memang program yang langsung menyentuh masyarakat,” ucap Pancani.
Disamping itu, Raran sebagai Calon Wakil Bupati menjelaskan bahwa pihaknya memiliki program untuk meningkatkan harga Karet mencapai Rp 20.000 dengan melibatkan pihak investor yang nanti bekerjasama dengan perusahaan atau pabrik yang siap menerima.
“Di Barito Timur hampir rata-rata petani karet sehingga pihaknya meyakinkan bisa menaikkan harga karet mentah berada di harga Rp20.000. Nanti kita atur regulasinya untuk itu,” kata Raran.
Yang kedua lanjutnya, untuk kesehatan nanti ada Puskesmas keliling untuk orang-orang tua yang tidak bisa berjalan jauh, mungkin kalau masuk mobil lalu dia mabuk misalnya, jadi ada petugas kita yang langsung membantu kepada masyarakat
“Kemudian untuk pendidikan dari SD, SMP, SMA sampai kuliah itu ada program satu rumah satu sarjana dan nanti juga dari TK, SD sampai SMP itu itu perlengkapan baik sepatu, baju sampai tasnya. Jadi kita siapkan mereka nanti termasuk nanti tenaga pendidik kita itu beri insentif,” ucap Raran.
Pristio salah satu tim pemenangan mengatakan, Pacaran berkeyakinan, ini adalah tindakan nyata untuk membawa masyarakat lebih sejahtera, karena dengan penghasilan itu sekali lagi bisa menunjang semua perekonomian keluarga.
Disamping itu terangnya, program lainnya kami akan meningkatkan yaitu tentang produksi beras melalui gabah kering Barito Timur.
“Kita tahu kita ini bisa berkapasitas sebagai Swasembada beras tapi pengelolaannya harus bagus jangan, lagi seperti hari ini Pemerintah Barito Timur gabah kering dijual ke Kalsel dan Kalsel jual lagi berasnya ke kita, kan itu gak bijaksana,” tutur Pristio.
Dibawah kepemimpinan Pancani dan Raran, lanjut Pristio. pihaknya akan menaikkan nilai beli gabah kering dari petani, lalu memproduksi jadi beras dan dikemas berasnya baik-baik.
“Kita jual di Barito Timur, kita wajibkan ASN membeli produksi dalam negeri Barito Timur dan bahkan kita akan mengirim ke ibukota penyangga IKN,” imbuh Pristio.
Tak hanya itu, perbaikan penyelenggaraan pemerintahan terutama pendelegasian kewenangan dan sistem pengelolaan keuangan daerah yang hari ini kurang bagus.
“Kita akan melaksanakan pengelolaan keuangan, itu program 100 hari. Kita pastikan pendelegasian melalui pimpinan Pancani – Raran,” terangnya.
Pancani menambahkan bahwa pihaknya nanti akan menjalankan program yang menjadi kebutuhan masyarakat dengan melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat.
“Seperti yang saya katakan kemarin, apa kesulitan mereka kita langsung turun kita akan bawa ke pemerintahan kita, mungkin kita akan bawa rapat lah ya supaya mereka cepat dibantu kepada intinya begitu dan sejauh ini sudah diserap apa yang diminta oleh masyarakat,” ungkap Pancani.
Pada kesempatan itu juga, Fristio menegaskan bahwa program Pancaran yang menjadi skala prioritas 100 hari itu adalah penyerapan anggaran yang baik.
Pihaknya memastikan, tidak akan mengembalikan uang sampai seperti hari ini, 200 miliar per tahun itu menurut kita tidak bijaksana.
“Sementara masyarakat berteriak minta bantuan pembangunan tapi Pemerintah malah mengembalikan uang, kalau Pancaran ini diberikan kesempatan uangnya yang kurang,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Adi Suseno
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan