Opsi Rancangan Satu, PKS Jabarkan Tujuh Prinsip Terkait Uji Publik dengan KPU

Kamis, 15 Desember 2022 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP.com – Ketua DPC PKS kota Tasikmalaya menyebut, partainya ada tujuh prinsip untuk memilih rancangan satu yang disuguhkan oleh KPU.

Hal itu terkait uji publik Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi DPRD dalam Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang.

“Usulan PKS, masih tetap dirancangan 1 yaitu 4 Dapil. Alasannya, dari hasil kajian kami ada tujuh prinsip yang kami coba jabarkan kenapa kemudian PKS tetap di perencanaan 1,” jelas Dede, Rabu (14/12/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dede, pemetaan Dapil di pemilu 2024 itu harus memperhatikan prinsip kesinambungan, artinya pemilu yang terakhir itu menggunakan berapa dapil, terus ada prinsip kesetaraan nilai suara dan ini penting.

“Jadi untuk menjadi lima Dapil menurut PKS ini belum memenuhi syarat-syarat yang krusial, diantaranya misalkan jumlah penduduk nah ini belum mencapai mendekati 1 juta masih di angka 737.244 jiwa,” tegasnya.

Kemudian kata Dede, kalau misalkan dihitung dengan BPPD itu adalah harga 1 Kursi, maka di satu dapil tidak ada yang melebihi dari 12 kursi.

“Ya, kan artinya masih relevan empat Dapil ini, kalau misalkan 1 dapil itu sudah melebihi 12 kursi, harus 13 kursi misalkan, nah itu baru perlu ada pemekaran Dapil,” imbuhnya.

Selain itu, juga rancangan penataan Dapil yang lain, misalkan di KPU menyampaikan rancangan 3 ini tidak sesuai dengan prinsip kohesivitas, tapi jangan lupa harus memperhatikan kultur, tradisi, kedekatan dan lain sebagainya.

Lalu, ada prinsip proporsionalitas yang disampaikan oleh KPU di opsi dua dan opsi rancangan tiga. Tapi ini tidak terpenuhi prinsip proporsionalitasnya itu.

“Karena terjadi ketidaksetaraan alokasi kursi antar Dapil, ada yang 11 ada yang 7, itu kan kurang kurang rata lah gitu, artinya tidak proporsional,” jelasnya.

Itulah sebut Dede, mungkin menurut PKS kenapa memilih 4 Dapil dan masih efektif. “Kemudian juga masih dirasa terjangkau oleh anggota dewan untuk kemudian memperjuangkan aspirasi dan harapan masyarakat,” pungkasnya. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Efektifkan Dana Bantuan Keuangan Khusus, TPK Bersama Warga Desa Neglasari Bangun Jalan Lingkungan
Kadisdik Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Pembinaan di SMPN 2 Kadipaten
Asap Kabut Pekat, Puskesmas, Polsek dan Kecamatan Kuala Cenaku Bagikan Masker
Operasi Antik Lodaya 2026: Polres Garut Ringkus Pengedar Sabu 8,28 Gram
Dua Periode Menjabat, Kades Sukamanah Aten Sulaeman Dikenal Humanis
Perpanjangan SK Kontrak PPPK Paruh Waktu Berjalan Tertib, Peserta Apresiasi Pelayanan BKD Garut
Deklarasi Kelurahan Bersinar, BNN Kota Tasikmalaya Rekrut 60 Relawan Anti Narkoba di Bantarsari
Setiap Regulasi dan Kebijakan Harus Menguntungkan Negara dan Rakyat Kecil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Efektifkan Dana Bantuan Keuangan Khusus, TPK Bersama Warga Desa Neglasari Bangun Jalan Lingkungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Kadisdik Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Pembinaan di SMPN 2 Kadipaten

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Asap Kabut Pekat, Puskesmas, Polsek dan Kecamatan Kuala Cenaku Bagikan Masker

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Operasi Antik Lodaya 2026: Polres Garut Ringkus Pengedar Sabu 8,28 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Dua Periode Menjabat, Kades Sukamanah Aten Sulaeman Dikenal Humanis

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kadisdik Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Pembinaan di SMPN 2 Kadipaten

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:48 WIB

Berita terbaru

Dua Periode Menjabat, Kades Sukamanah Aten Sulaeman Dikenal Humanis

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:55 WIB