Manfaatkan Layanan 110, Pemudik di Bakauheni Dapat Bantuan Cepat dari Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, MNP — Seorang pemudik yang mengalami kendala kendaraan mogok di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mendapatkan bantuan cepat dari petugas kepolisian setelah melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Laporan pengaduan tersebut diterima oleh Command Center 110 sekitar pukul 03.32 WIB. Pelapor diketahui bernama Herli yang menginformasikan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami mogok saat hendak keluar dari kawasan Pelabuhan Bakauheni.

Dalam laporan yang disampaikan kepada petugas, kendaraan yang mengalami mogok merupakan mobil jenis Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi A 1471 VW.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pelayanan (Posyan) Bakauheni bersama petugas dari KSKP Bakauheni segera menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada pemudik tersebut.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengalami gangguan sekaligus membantu mengamankan posisi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar dari pelabuhan.

Selain itu, petugas juga membantu pemudik tersebut dengan mencarikan bengkel terdekat di kawasan Pelabuhan Bakauheni agar kendaraan dapat segera diperbaiki dan perjalanan dapat dilanjutkan.

Respons cepat dari petugas ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan bahwa layanan Call Center 110 disiapkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan cepat dari kepolisian, khususnya selama masa mudik Lebaran.

“Layanan Call Center 110 kami siagakan selama 24 jam untuk menerima laporan ataupun pengaduan masyarakat. Jika pemudik mengalami kendala di perjalanan seperti kendaraan mogok, kecelakaan lalu lintas, ataupun gangguan keamanan lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi 110 dan petugas kami akan segera merespons,” ujar AKBP Toni Kasmiri.

Ia menambahkan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 telah disiagakan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” lanjutnya.

Sementara itu, Herli selaku pemudik yang melaporkan kejadian tersebut mengaku terkejut dengan cepatnya respons petugas setelah dirinya menghubungi layanan darurat kepolisian.

Menurutnya, tidak sampai sepuluh menit setelah laporan disampaikan, petugas kepolisian sudah tiba di lokasi untuk memberikan bantuan.

“Tidak sampai sepuluh menit setelah saya menghubungi 110, petugas sudah datang membantu. Terima kasih banyak untuk Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih juga untuk Mabes Polri dan Polda Lampung,” ujar Herli.

Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap memberikan pertolongan sehingga kendala yang dialaminya dapat segera ditangani.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah selama berkendara.

Dengan adanya layanan Call Center 110 yang responsif serta kehadiran personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama periode mudik Lebaran di wilayah Lampung Selatan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB