Tasikmalaya, MNP – Pelatihan Keterampilan Berbasis Kompetensi Tata Boga disambut antusias oleh kaum hawa di Aula Kantor Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Kamis (05/12/2024).
Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Kelurahan tersebut sebagai wujud perhatian untuk menaikkan taraf ekonomi masyarakat setempat.
Nofik Taufik Muharam,S.E.,M.M. Lurah Tuguraja mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk merangsang para ibu kader di kelurahan Tuguraja supaya bisa membentuk Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang masuk jajaran kader PKK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, karena selama ini PKK kelurahan Tuguraja belum mempunyai UP2K, tujuan lainnya untuk merangsang para ibu supaya bisa menjalankan salah satu usaha seperti dalam hal tata boga atau penyediaan makanan,” jelas Nofik.
Menurutnya, dengan pelatihan ini, akan menjadi bekal sebagai sumber penghasilan ekonomi mereka untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Pesertanya ada 45 orang, 30 dari ibu ibu kader dan 15 dari perwakilan tiap RW sebagai dorongan supaya bisa mempunyai penghasilan mandiri,” kata Lurah.
Kedepannya lanjut Nofik, mereka bisa membentuk usaha kecil kecilan, misalnya menyediakan makanan kue basah atau yang lainnya, bahkan bisa juga untuk pemulihan kebutuhan sendiri.
jadi ketika mau menjelang lebaran bisa menghemat tidak usah beli kue tapi mengolah membuat sendiri karena sudah memilki keterampilan dari hasil pelatihan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat tidak hanya seremonial semata, tapi bisa di implementasikan di wilayahnya masing masing atau di kehidupannya sehari hari,” harap Nofik.
Ditempat sama, Dewi Septia Ningsih selaku Instruktur Tata Boga menyampaikan materi bolu gulung kukus yang berisi kornet, brownis cheese cake.
“Jadi insert di pinggirnya brownis cokelat, di tengahnya cheese cake juga ada bolu kukus gula merah, karena ada potensi di sini penghasil gula merah,” terang Dewi.
Menurutnya, makanan bolu tersebut cocok di pasarkan untuk usaha rumahan terutama ibu ibu rumah tangga. Setelah itu, nanti saat evaluasi akan disampaikan cara menghitung harga jualnya.
Dewi mengapresiasi antusias para kader dan ibu ibu Kelurahan Tuguraja dengan harapan pelatihan ini menjadi inspirasi membuka peluang inovasi usaha dengan menu baru.
“Semoga kaum ibu ibu tidak hanya mengandalkan uang yang ada, jadi punya tambahan, minimal untuk keluarganya dan untuk UMKM Tasikmalaya maju,” pungkas Dewi.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan