Pakpak Bharat, MNP – Intensitas curah hujan beberapa hari terakhir jelang Natal 25 Desember 2023 dan tahun baru 1 Januari 2024 ini, sangat tinggi di kabupaten Pakpak Bharat, bahkan dibeberapa wilayah desa hujan disertai angin kencang kerap terjadi.
Seperti salah satunya di Desa Kuta Jungak tepat pada perayaan Natal pertama pada tanggal 25 Desember 2023 pada sekitar pukul 16.00 wib hujan deras terus berlangsung hingga malam hari.
Efek cuaca ektrim tersebut, jalan penghubung antara dua desa yaitu Kuta jungak tepat berbatasan dengan desa Mungkur mengalami longsor yang cukup parah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat kejadian, tanah dan badan jalan penghubung tersebut longsor hingga menyisakan sedikit lagi badan jalan yang mengakibatkan arus hubungan antar dua desa tersebut putus total.
Adapun jika memaksa, hanya dapat dilalui kendaraan roda dua yang bisa melewati jalan tersebut, itupun harus ekstra hati-hati, karena badan jalan ini tinggal menyisakan kurang lebih 2 meter pada sisi badan jalan.
Menurut penuturan beberapa warga, pada saat kejadian jalan penghubung tersebut sempat memakan korban. Pasalnya, saat itu sudah hujan deras tejadi pada sore hari sekitar pukul 16.00 wib.
Mirisnya, pada pukul 18.00 wib, salah satu warga hendak melewati jalan dengan tiba tiba tanpa disadari akses jalan dimaksud sudah terputus lebih dari setengah badan jalan.
“Si pengendara sepeda motor tersebut tanpa sadar ikut terjun bebas ke jurang pada longsoran jalan dimaksud, beruntung pengendara selamat, hanya mengalami luka ringan,” ujar warga setempat kepada MNP, Rabu (27/12/2023).

Ditemui di kantornya Kepala Desa Kuta Jungak Rencana Padang menjelaskan, longsor pada badan jalan penghubung, terjadi pada saat perayaan natal hari pertama 25 Desember 2023 pada pukul 16.00 Wib sore.
“Ada warga kami jatuh ke jurang, karena lokasi longsornya badan jalan ini berada pada tikungan yang menghubungkan desa kuta Jungak ke desa Mungkur,” jelas Rencana Padang.
Saat kejadian lanjut Kades, sudah menjelang gelap, tanpa disadari jalan dimaksud sudah terputus lebih daripada separuh badan jalan dan berada pada tikungan pula, sehingga warga tidak menyadari bahwa badan jalan tersebut sudah longsor.
“Namun saya bersyukur warga Desa yang jatuh tidak mangalami cedera yang serius, hanya luka lecet saja,” ujar Kades.
Atas nama warga masyarakat, Pemdes Kuta Jungak berharap, pemerintah kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas PUTR- HUB Pakpak Bharat dapat segera memberikan solusi untuk perbaikan jalan penghubung ini.
“Terlebih, jalan ini penghubung antara dua desa pada wilayah kecamatan Siempat Rube, karena jalan tersebut satu satunya yang digunakan warga di dua daerah melakukan aktifitas,” paparnya.
Menurutnya, perbaikan jalan longsor ini harus segera ditangani, sebab bukan hanya digunakan oleh masyarakat, tetapi jalan anak anak menuju ke sekolah yang ada di desa Mungkur seperti SMP dan SMK Mungkur.
“Kami berharap agar dalam waktu dekat ini dinas terkait dapat memberikan respon atau solusi untuk kelancaran aktifitas, khususnya untuk perayaan tahun baru 1 Januari 2024, sehingga warga merasa aman dan nyaman,” tandasnya.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan