Latih Pengolahan Sampah, Alumni ITB dan DWP DLH Garut Kunjungi Kp Lauk Arrahman Leuwihieum

Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dalam upaya memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang berdaya guna, Kampung Lauk Arrahman Leuwihieum Kelurahan Sukarindik Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya mengadakan pelatihan pengolahan sampah, Rabu (18/10/2023).

Pada kesempatan itu Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) beserta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, mengunjungi Kampung Lauk Arrahman Leuwihieum Sukarindik guna memberikan pelatihan tentang tata cara pengolahan sampah.

Ramadhani Eka Putra, Ph.D dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan, untuk pengelolaan sampah yang diterapkan hari ini dengan cara yang cukup simpel

“Yaitu cukup dengan menyediakan wadah atau ember lalu kita masukan sampah organik, dan magot BSF akan jadi disitu, nantinya magot tersebut bisa dijadikan Pakan untuk ikan atau unggas,” jelas Ramadhani.

Masih ditempat sama MPKT Karang Taruna Kota Tasikmalaya, Adhitya Hiracahya menyambut baik program ini, menurutnya karena selama ini masyarakat masih membuang sampah ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara).

Namun lanjut Adhitya, hal itu bukan menyelesaikan masalah, tapi memindahkan masalah, yang nantinya akan terjadi penumpukan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

“Dengan adanya teknologi pengolahan sampah ini menjadi pakan magot, diharapkan sampah rumah tangga bisa dimanfaatkan, sehingga bisa mengurangi permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Eka Ariyanti Prima, pada kesempatan itu berbagi ilmu tentang tata cara mengolah limbah minyak goreng (Jelantah) menjadi lilin dan sabun.

“Meski sabun olahan dari minyak jelantah ini baru sebatas untuk mencuci barang barang kotor, belum bisa dipakai untuk mandi, namun setidaknya bisa bermanfaat. Kalau limbah tersebut dibuang sembarangan, bisa mencemari Air,Tanah dan lingkungan,” ujarnya.

Ditempat sama, Ayi Rahmatillah, S.Fam selaku Lurah Sukarindik sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, karena di wilayah Leuwihieum ada kawasan wisata kampung tematik, hal ini tentunya bisa bermanfaat sekali.

“Rencananya kedepannya kita akan MoU dengan ITB dan Disporabudpar Provinsi Jawa Barat, untuk pengembangan wisata Kampung Lauk Arrahman Leuwihieum,” tandasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!
Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan
Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan
Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik
Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?
Kepala KUA Malangbong Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi
Soal Dugaan Afiliasi Anggota DPRD, GPI Tuntut Legalitas Penggalian PT Agatha Grup
Hari Santri Tanpa GP Ansor, Pemkot Tasik Disentil: Kami Santri Mbah Hasyim, Bukan Santri Kekuasaan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB

Ilustrasi

Barito Timur

Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:39 WIB