Kontraktor CV. Hipka Group Bungkam Soal Proyek Puskesmas Dayu, Hanya Jawab “Sesuai Kontrak”

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Pihak kontraktor pelaksana proyek pembangunan UPTD Puskesmas Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, yakni CV. Hipka Group Palangka Raya, akhirnya angkat bicara terkait berbagai dugaan permasalahan pada proyek senilai lebih dari Rp5 miliar tersebut.

Namun, pernyataan yang disampaikan terkesan minim penjelasan dan tidak menjawab substansi persoalan yang berkembang di lapangan.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rabu 18 Maret 2026 sekitar pukul 1942 WIB melalui sambungan WhatsApp, perwakilan kontraktor, Agung tidak memberikan jawaban rinci atas sejumlah pertanyaan yang diajukan, baik terkait progres pekerjaan, dugaan kerusakan bangunan, hingga adanya surat peringatan (SP) yang sebelumnya dikabarkan telah dilayangkan.

Alih-alih memberikan klarifikasi mendalam, Agung hanya menyampaikan jawaban singkat. “Kami bekerja sesuai kontrak,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ditanya mengenai berbagai isu, mulai dari kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis, dugaan kualitas pekerjaan yang dinilai bermasalah seperti atap bocor dan keramik yang tidak terpasang sempurna, hingga keterlambatan progres proyek.

Tak hanya itu, saat ditanya mengenai kebenaran adanya dua kali surat peringatan (SP) serta langkah yang diambil perusahaan setelah menerima teguran tersebut, pihak kontraktor juga tidak memberikan penjelasan tambahan.

Sikap tertutup ini justru menambah tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, proyek yang semestinya menjadi fasilitas layanan kesehatan bagi warga tersebut kini menjadi sorotan akibat dugaan pengerjaan yang tidak maksimal.

Sebelumnya, warga setempat menilai adanya kejanggalan dalam proyek tersebut, terlebih karena diketahui mendapat pendampingan dari aparat penegak hukum. Namun, kondisi di lapangan justru memunculkan dugaan lemahnya pengawasan.

Minimnya transparansi dari pihak kontraktor dinilai dapat memperkeruh situasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Hipka Group belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait berbagai pertanyaan yang diajukan.

Masyarakat pun berharap adanya keterbukaan serta langkah tegas dari instansi terkait untuk mengusut tuntas dugaan permasalahan dalam proyek tersebut.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kebersamaan Warga Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Perum Mutiara Citra
Kades Lentu Bacakan Sambutan Bupati Jeneponto, Beberkan Sejumlah Program Prioritas
Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Kertawira Sera Lestarii Serahkan 13 Ekor Bantuan Hewan Kurban
Rutan Pemalang Laksanakan Sholat Idul Adha 1447 H Bersama WBP dan Petugas
Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Shalat Idul Adha Tingkat Kabupaten
Kota Santri Dikepung Miras dan Prostitusi, Mahasiswa Sebut Satpol PP Tasikmalaya Tumpul
Tragedi Jembatan Talang, Bocah 8 Tahun di Pemalang Tewas Tenggelam di Sungai
Diduga Kepanasan Saat Perjalanan, Sapi Kurban ini Terjun Bebas ke Sungai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:27 WIB

Kebersamaan Warga Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Perum Mutiara Citra

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:10 WIB

Kades Lentu Bacakan Sambutan Bupati Jeneponto, Beberkan Sejumlah Program Prioritas

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:35 WIB

Sambut Hari Raya Idul Adha, PT Kertawira Sera Lestarii Serahkan 13 Ekor Bantuan Hewan Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:05 WIB

Rutan Pemalang Laksanakan Sholat Idul Adha 1447 H Bersama WBP dan Petugas

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:57 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Shalat Idul Adha Tingkat Kabupaten

Berita Terbaru

Berita terbaru

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Shalat Idul Adha Tingkat Kabupaten

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:57 WIB