Kondisi Pasir Anjing Kian Parah, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Selasa, 4 April 2023 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pasir Anjing merupakan nama sebuah bukit yang terletak di Desa Pamekarsari kecamatan Banyuresmi Garut. Sebelumnya, tempat ini merupakan bukit hijau dan pohon bambu mendominasi bukit ini.

Namun setelah ada kegiatan penggalian pasir semuanya berubah menjadi sebuah onggokan tanah yang setiap saat bisa terjadi longsoran.

Meskipun sekarang kegiatan penggalian pasir sudah ditutup dan sudah ada larangan truk tidak diperbolehkan mamasuki kawasan tersebut, namun tetap harus hati hati bagi pengguna jalan apabila memasuki kawasan tersebut.

Apalagi di musim penghujan seperti ini, karena selain jalannya licin, juga bahaya longsor pun bisa terjadi meskipun sudah ada usaha memakai bronjong batu sebagai penahan tanah.

Kondisi seperti ini banyak di keluhkan oleh warga sekitar tempat tersebut. Salah satunya At ( 60) salah seorang pengguna jalan. Ia menyebut, kondisi kawasan ini sangat rentan bahaya, apalagi di malam hari.

“Ini bisa membahayakan bagi pengguna jalan, selain gelap juga licin ditambah jalanan sempit, pokoknya harus extra hati hati,” ujar At.

Tapi, sekarang warga dan pengguna jalan merasa lega, lantaran kegiatan pengalian pasir sudah ditutup, kalau bisa tutup selamanya. Warga menyoroti kalau perusahan tambang memang sudah berijin, mohon dikaji ulang ijinnya.

“Apalagi jalan ini merupakan jalan alternatif menuju wisata situ Bagendit 3, melihat kondisi Pasir Anjing saat ini siapa yang bertanggungjawab?,” pungkasnya sambil bertanya. (Yana)

Loading

Berita Terkait

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 
Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan
Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut
Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

Selasa, 21 April 2026 - 14:10 WIB

Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya

Selasa, 21 April 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:28 WIB