Ketua DPRD Tasikmalaya Apresiasi Aksi Damai, Aspirasi Massa Akan Ditindaklanjuti

Senin, 1 September 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Suasana unjuk rasa yang berlangsung di Kabupaten Tasikmalaya mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat.

Ia menegaskan bahwa aksi yang digelar masyarakat berjalan kondusif berkat sikap kooperatif semua pihak, baik peserta aksi maupun aparat keamanan.

Menurut Budi, kelancaran jalannya aksi menunjukkan bahwa masyarakat Tasikmalaya mampu menyampaikan aspirasi secara tertib, tanpa menimbulkan kericuhan yang bisa merugikan banyak pihak.

“Aksi berjalan aman dan damai di Kabupaten Tasikmalaya, karena semua elemen kooperatif. Kami pun menerima dan menampung langsung aspirasi tuntutan yang disampaikan massa aksi unjuk rasa,” ujar Budi dalam keterangannya kepada awak media Senin (01/09/2025).

Budi menambahkan, kondisi nasional dan daerah saat ini memang penuh dinamika yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Namun, ia berharap seluruh elemen dapat menyikapinya dengan kepala dingin dan tetap mengedepankan cara-cara damai.

“Kami sangat mengerti dengan situasi saat ini. Tentunya semua pihak diharapkan bisa menjaga ketenangan, agar permasalahan dapat diselesaikan dengan bijak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD menegaskan bahwa semua aspirasi yang disampaikan tidak akan berhenti hanya sebatas didengar.

Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui mekanisme yang ada di DPRD. Aspirasi masyarakat, kata dia, akan dievaluasi secara menyeluruh agar dapat dicarikan solusi yang tepat.

“Tentunya semua aspirasi ini akan kami tindaklanjuti, evaluasi, dan diperbaiki,” ungkap Budi.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Tasikmalaya itu melibatkan berbagai elemen masyarakat yang menyuarakan beragam tuntutan terkait kondisi sosial, ekonomi, maupun politik.

Meski jumlah massa cukup banyak, suasana tetap kondusif dan tidak terjadi insiden berarti. Aparat kepolisian bersama unsur keamanan lain turut mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Sejumlah pengamat menilai bahwa aksi damai tersebut mencerminkan kedewasaan berdemokrasi di tingkat daerah.

Masyarakat dinilai sudah semakin paham bahwa menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak yang dijamin undang-undang, namun harus tetap mengedepankan ketertiban dan menghargai kepentingan bersama.

DPRD Kabupaten Tasikmalaya juga menegaskan bahwa pintu komunikasi selalu terbuka bagi siapapun yang ingin menyampaikan aspirasi.

Dengan adanya ruang dialog yang sehat, diharapkan tidak muncul kesalahpahaman antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Kedepan, Budi berharap situasi damai dan kondusif ini terus terjaga. Ia menekankan bahwa dinamika politik maupun kebijakan pemerintah tidak boleh memecah belah persatuan masyarakat.

Menurutnya, keberagaman pendapat justru harus menjadi energi positif untuk memperbaiki kondisi bangsa dan daerah.

“Semua aspirasi tentu menjadi masukan penting bagi kami. Mari bersama-sama menjaga kedamaian di Tasikmalaya, karena dengan cara itu kita bisa membangun daerah lebih baik,” pungkas Budi.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung aman tersebut diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola perbedaan pendapat.

Dengan sikap saling menghormati, komunikasi terbuka, serta komitmen menjaga kedamaian, aspirasi masyarakat bisa tersampaikan tanpa harus menimbulkan kericuhan.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni
Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?
Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD
Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta
Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya
Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru