Kasus Hepatitis A Meningkat di Malangbong, Ini Kata Bupati Garut 

Selasa, 5 Agustus 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Garut, MNP – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan rapat virtual dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan beserta unsur pemerintah Kecamatan Malangbong.

Isu yang dibahas terkait peningkatan kasus Hepatitis A di wilayah kerja Kecamatan Malangbong, yang dilaksanakan di Command Center Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025).

‎Rapat ini menjadi forum koordinasi untuk penanganan dan pencegahan penyakit menular tersebut.

‎Bupati Garut, menyampaikan bahwa perlu perhatian besar terkait hasil uji sampel pada beberapa siswa di Sekeloah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Garut Kecamatan Malangbong.

‎”Karena ini terjadi di tenaga pendidikan, maka kami juga perlu adanya perhatian serius,” ujarnya.

‎Pihaknya berkomitmen akan menelusuri sumber penyakit, cara penularan, dan risiko untuk menentukan langkah bersama yang efektif.

‎”Hal ini merupakan hal yang krusial, namun jangan sampai overthinking berlebihan,” imbau Bupati.

‎Ia menekankan bahwa penanganan kasus ini memerlukan keseriusan agar tidak terjadi hal yang lebih buruk. Secara sederhana.

“Saya mengimbau semua pihak untuk menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di tempat-tempat strategis dan membiasakan masyarakat mencuci tangan sebelum beraktivitas serta menjaga pola hidup sehat,” kata Bupati.

‎Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menjelaskan bahwa lonjakan kasus Hepatitis A ini terdeteksi dari laporan aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Laporan tersebut menunjukkan peningkatan dugaan kasus _jaundice akut_ (penyakit kuning) di minggu ke-19 bulan Mei 2025. Total dugaan kasus awal dari minggu ke-1 sampai ke-27 tahun 2025 mencapai 95 kasus.

‎Hasil investigasi awal di RSU Malangbong pada Mei 2025 menunjukkan adanya 3 kasus positif Hepatitis A.

Berdasarkan temuan ini, Dinas Kesehatan Garut melaporkannya ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan.

Pada 31 Juli 2025, tim gabungan melakukan penyelidikan epidemiologi di SMAN 9 Garut dan ke masyarakat dengan riwayat sakit 4 hingga 8 minggu sebelumnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan _Rapid Diagnostic Test_ (RDT) untuk Hepatitis A.

‎Leli Yuliani menerangkan, Hepatitis A disebabkan oleh virus yang menyerang organ hati dan menular melalui jalur oral.

Virus ini dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja, serta kontak dekat dengan penderita.

‎Dinas Kesehatan akan terus mengupayakan promosi kesehatan di sekolah dan masyarakat terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pentingnya mencuci tangan pakai sabun (CTPS).

Melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pedagang di kantin sekolah. Selain itu, akan ada perbaikan higiene sanitasi dan keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Kepada pihak sekolah, ia berpesan agar mengizinkan siswa yang sakit untuk beristirahat di rumah hingga benar-benar sembuh, serta menyediakan sarana CTPS dan sabun cuci tangan di kamar mandi siswa.

‎”Dengan demikian, diharapkan perilaku hidup bersih dan sehat dapat ditanamkan, baik kepada siswa maupun pedagang di kantin,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik
Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?
Kepala KUA Malangbong Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi
Soal Dugaan Afiliasi Anggota DPRD, GPI Tuntut Legalitas Penggalian PT Agatha Grup
Hari Santri Tanpa GP Ansor, Pemkot Tasik Disentil: Kami Santri Mbah Hasyim, Bukan Santri Kekuasaan!
Momentum HSN 2026, Ketua Indoboxing Laga Inau Minta Pemuda Teladani Semangat Perjuangan Santri
Sigap dan Peduli, Pemdes Wanakerta Cibatu Bantu Korban Rumah Roboh di Kp Margaluyu
Demo di Kalteng, Dua Sisi Etika di Tengah Kabut Asap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Kepala KUA Malangbong Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Soal Dugaan Afiliasi Anggota DPRD, GPI Tuntut Legalitas Penggalian PT Agatha Grup

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Hari Santri Tanpa GP Ansor, Pemkot Tasik Disentil: Kami Santri Mbah Hasyim, Bukan Santri Kekuasaan!

Berita Terbaru

Ilustrasi

Barito Timur

Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:39 WIB