Kapolsek Onanrunggu Sukses Mediasi Permasalahan Penebangan Pohon Coklat

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir, MNP – Kapolsek Onanrunggu, AKP Marlan Silalahi memimpin kegiatan mediasi terkait permasalahan penebangan pohon coklat yang terjadi di Desa Onanrunggu Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir, Jumat (01/03/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Danramil 02 Nainggolan, Kepala Desa Onanrunggu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua dan Anggota BPD Desa Onanrunggu, serta tokoh masyarakat dan adat setempat, serta pihak yang terlibat dalam permasalahan, yaitu Keluarga OS dengan Keluarga VFAPS.

Mediasi dilaksanakan di Kantor Desa Onanrunggu untuk membahas penebangan pohon coklat yang dilakukan oleh OS dan sedangkan pihak yang keberatan yaitu VFAPS.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Onanrunggu menyampaikan pentingnya mencari kesepakatan damai antara kedua belah pihak dengan mempertimbangkan nilai-nilai adat dan kekeluargaan yang tinggi dannkedua belahasih keluarga.

Dari hasil diskusi, ditemukan bahwa penebangan pohon coklat dilakukan karena pohon coklat sudah mengenai bangunan rumah OS dan adanya permasalahan antara Keluarga MS dengan Keluarga VS. Namun, kedua belah pihak akhirnya menyadari kesalahan masing-masing dan saling meminta maaf.

Kesepakatan pun dicapai, di antaranya tidak adanya ganti rugi atas pohon yang ditebang, pembangunan harus memperhatikan jarak dengan simin (kuburan) dan adanya kesepakatan terkait penataan tanaman dan bangunan yang tidak mengganggu ke simin (kuburan).

Aedangkan untuk Pembangunan Dapur tetap dilanjutkan namun tidak ada pintu dan jendela yang mengarah ke simin (kuburan).

Kapolsek Onanrunggu menyatakan bahwa dengan selesainya mediasi ini, laporan pengaduan masyarakat (Dumas) terkait penebangan pohon coklat ditutup.

Namun, pihak keamanan yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Dan Toloh Masyarakat tetap akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas kedua belah pihak untuk mencegah gangguan kamtibmas atau tindak pidana yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Kegiatan mediasi ini menjadi contoh pentingnya penyelesaian masalah secara musyawarah dan kekeluargaan dalam memelihara kedamaian dan kerukunan ditengah masyarakat.

Loading

Penulis : B.M.T Manalu

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Menteri Kependudukan Wihaji Kunker ke Sumut, Bupati Pakpak Bharat Titip Harapan Ini
Cetak Lulusan Siap Kerja, SMK KBU Balubur Limbangan Garut Perkuat Persiapan SPMB
Aklamasi di Graha Pena: Amrullah Mundur, Suwardi Tahir Nahkodai PWI Sulsel 2026–2031
Kantongi 3 Suara di Konferprov Sulsel, PWI Enrekang Sepakat Pilih Ketua Visioner
Lalui Masa Pasca-Pandemi dan Perubahan Kurikulum, Angkatan Hebat SDN 1 Lewo Lulus 100 Persen
Jeneponto Kembali Raih WTP, Bupati Paris Yasir: Bukti Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan
Bangkit dari WDP, Enrekang Sabet WTP BPK 2025: Energi Baru Tata Kelola Keuangan Daerah
Bantu Warga Penderita Asma, Baznas Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Nebulizer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Menteri Kependudukan Wihaji Kunker ke Sumut, Bupati Pakpak Bharat Titip Harapan Ini

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:09 WIB

Cetak Lulusan Siap Kerja, SMK KBU Balubur Limbangan Garut Perkuat Persiapan SPMB

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:52 WIB

Aklamasi di Graha Pena: Amrullah Mundur, Suwardi Tahir Nahkodai PWI Sulsel 2026–2031

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kantongi 3 Suara di Konferprov Sulsel, PWI Enrekang Sepakat Pilih Ketua Visioner

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:22 WIB

Lalui Masa Pasca-Pandemi dan Perubahan Kurikulum, Angkatan Hebat SDN 1 Lewo Lulus 100 Persen

Berita Terbaru