Ibu-ibu Curhat Sembako Mahal, ini Tanggapan Caleg DPR RI Imam Fatoni 

Kamis, 28 Desember 2023 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – H. Imam Patoni Efendi sambangi warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, provinsi Jawa Barat.

Safari politik tersebut, untuk kampanye dirinya sebagai Caleg DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dapil Jawa Barat XI, Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya dan Kab. Garut.

Dalam kampanyenya, H. Imam Fatoni membawa sejumlah tawaran untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tasikmalaya apabila ia terpilih nanti.

“Masih banyak permasalahan di Kota Tasikmalaya, khususnya yang kebanyakan dialami ibu-ibu yaitu harga sembako yang kian mahal. Padahal kita ini kaya raya, gunung dimana-mana, sawah dimana-mana,” tuturnya, Rabu (27/12/2023).

Maka dari itu, dirinya sebagai Caleg yang mewakili Dapil Jabar XI di DPR RI nanti, ingin membawa aspirasi-aspirasi masyarakat untuk menjaga problematika tersebut.

Ditengah sesi acara, Rini warga RW 06 Sukamulya, Kecamatan Kota Tasikmalaya menyatakan aspirasinya langsung depan H. Imam Patoni.

Fitri menuturkan, akibat sembako yang serba mahal, otomatis pengeluaran pun menjadi membengkak, seolah besar pasak dari pada tiang.

Tak heran, terlintas dalam benak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dengan cara melakukan pinjaman online (pinjol) yang sekarang lagi marak dan merajalela.

“Sembako pada naik pengeluaran pasti akan bertambah banyak, daripada kita terlibat dengan pinjol, saya berharap adanya koperasi simpan pinjam di setiap RW nya,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, H. Imam Patoni mengapresiasi pernyataan warga tersebut. Dia menyebut, zaman dulu koperasi simpan pinjam itu berjalan dengan baik diantara warga.

“Saya ingin nanti koperasi dapat tersebar hingga kecamatan, kelurahan. Dan yang paling terpenting, saya ingin buat aplikasi koperasi yang pengoperasian nya semudah pinjol,” tandasnya.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu
Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci
Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba
Pakpak Bharat Menuju Swasembada Energi: Progres PLTA Kombih III Terus Dikawal Ketat
Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi
Update Desa Wanakerta: Sukses Gelar Bintek BUMDes untuk Dongkrak PADes
Kades Kertajaya Pimpin Bimtek Pembangunan Rumah Sederhana bagi Penerima BSPS
Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih Buntu, Aliansi Bungursari Geruduk Kantor Walikota Tagih Janji Hibah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:46 WIB

Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu

Sabtu, 25 April 2026 - 18:53 WIB

Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci

Sabtu, 25 April 2026 - 12:40 WIB

Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WIB

Pakpak Bharat Menuju Swasembada Energi: Progres PLTA Kombih III Terus Dikawal Ketat

Jumat, 24 April 2026 - 19:12 WIB

Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi

Berita Terbaru

Ilustrasi

Barito Timur

Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:12 WIB