Tasikmalaya, MNP – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Tasikmalaya menggelar aksi damai sekaligus doa bersama untuk mendiang Affan Kurniawan.
Almarhum adalah rekan sesama driver yang belum lama ini meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis (Rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis lalu (28/08/2025) malam.
Kegiatan berlangsung di halaman Polres Kota Tasikmalaya, Jl. Letnan Harun Sukarindik, Bungursari, Kota Tasikmalaya. Senin (1/09/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruq Rozi S.H., S.I.K., M.Si, Ketua DPRD H. Aslim S.H., M.Si, unsur Kodim 0612, tokoh agama, Dinas Perhubungan, Brimob, serta para komunitas Ojol lintas aplikator seperti Grab, Gojek, Shopee hingga Maxim.
Dalam sambutannya, Kapolres Moh. Faruq memberikan apresiasi terhadap inisiatif para pengemudi ojol yang dinilai mencerminkan kepedulian, solidaritas, dan kultur masyarakat Tasikmalaya yang ramah serta guyub.
“Alhamdulillah, doa bersama berjalan lancar, kondusif, dan penuh kekeluargaan. Inilah kultur Kota Santri yang harus terus dijaga,” tegasnya.
Namun, di tengah jalannya orasi, muncul suara kritis dari Ega Trimega, Ketua URC (Unit Respon Cepat) Paguyuban Online Bersatu (POB) Priangan Timur. Ia melontarkan kritik pedas langsung kepada Walikota Tasikmalaya.
Ega menyampaikan apresiasi kepada Kapolres yang telah memfasilitasi aksi damai, tetapi di sisi lain menyayangkan sikap Walikota yang dinilai kurang proaktif.
“Pak, ulah lulumpatan wae (jangan berlarian terus) Pak. Hayoh we lari Pak! Seharusnya Wali Kota lebih peka terhadap permasalahan ini. Kami meminta segera dibuat aturan yang jelas terkait angkutan umum, baik roda dua maupun roda empat, demi kesejahteraan dan kesehatan para driver ojol,” ujarnya lantang.
Tak berhenti di situ, Ega kembali menegaskan bahwa seharusnya Walikota menjadi pihak yang menginisiasi dan merangkul komunitas ojol, bukan sekadar hadir secara seremonial.
“Sing inget Pak, nu nganterkeun keluarga-keluarga di OPD teh ku urang ojol. Hargaan kami, Pak,” tutupnya.
Di sisi lain, aksi damai ini turut membawa berkah bagi pedagang kecil. Kang Emong, penjual air mineral di sekitar lokasi, mengaku dagangannya laris.
“Alhamdulillah wasyukurillah, omset saya naik pesat. Ada berkah juga dari aksi damai ini,” ucapnya sambil tersenyum.
Aksi damai dan doa bersama tersebut berjalan tertib, lancar, dan kondusif hingga massa membubarkan diri dengan konvoi pulang secara tertib.
![]()
Penulis : DK
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan