Gelar Karya P5, SDN Sukarindik Tanamkan Murid Berkarakter Nilai Pancasila

Sabtu, 16 Desember 2023 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – SDN Sukarindik mengadakan kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema Rekayasa dan Teknologi dan topik Robotik Mengingkatkan Prestasi yang bertempat halaman sekolah, Sabtu (16/12/2023).

Gelar karya tersebut merupakan rangkaian puncak dari kegiatan projek. Kali ini gelar karya diikuti oleh Fase A (Kelas I) dan Fase B (kelas IV).

Acara dilaksanakan meliputi pembukaan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya Kemudian sambutan Ketua Pelaksana kegiatan.

Nampa hadir Plt Kepala Dinas Pendidikan kota Tasikmalaya H. Nanang Suhara, M.Pd, MM., rombangan dari SDN Manangga Kabupaten Garut, komite sekolah SDN Sukarindik Ading Ahyar SPd MP, orangtua murid dan tamu undangan lainnya.

Ketua komite sekolah SDN Sukarindik Ading Ahyar SPd., MPd menyebut, dengan adanya kegiatan Proyek Penguatan Propil Pelajar Pancasila (P5) bisa menanamkan dan menerapkan kembali poin poin dari Pancasila.

Dimana lanjut Ading, dari butir Pancasila menurutnya, anak anak bisa mengenal kembali ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, bermusyawarah, dan keadilan.

“Harapan dari kegiatan ini anak anak semakin maju, cerdas dan berkualitas dan mengerti atri permasalahan yang semakin hari semakin berkembang,” harap Ading

Ditempat yang sama kepala sekolah SDN Sukarindik Yayan Kartian Spd MPd menjelaskan dalam Kurikulum Merdeka, siswa tidak hanya dibentuk menjadi cerdas.

“Namun, juga berkarakter sesuai de8kngan nilai-nilai Pancasila atau yang disebut sebagai wujud Profil Pe7 Pancasila,” bebernya.

Yayan mengatakan, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka adalah kegiatan kurikuler berbasis projek.

“Projek ini dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi,” kata Yayan.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini dapat dilakukan secara fleksibel, baik dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan.

Apalagi, projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka juga dirancang terpisah dari intrakurikuler.

“Hal ini dikarenakan tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projeknya tidak berkaitan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler,” pungkas Yayan

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru