Edukasi Pemasyarakatan: Siswa SMA 88 Jakarta Pelajari Pembinaan Warga Binaan di Lapas Cipinang

Selasa, 6 Mei 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menegaskan perannya bukan sekadar tempat hukuman, tetapi sebagai ruang pembinaan dan perubahan.

Penjara bukan akhir, melainkan titik balik—tempat warga binaan diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan kembali berkontribusi positif di masyarakat.

Nilai inilah yang dikenalkan kepada pelajar kelas XI SMA Negeri 88 Jakarta dalam kunjungan edukatif mereka ke Lapas Cipinang, Selasa (6/5).

Kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran Sosiologi, yang membahas berbagai isu sosial seperti penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan ketimpangan sosial—faktor-faktor yang kerap melatarbelakangi pelanggaran hukum.

Para pelajar tidak hanya diajak melihat fasilitas lapas, tetapi juga menyelami langsung dinamika kehidupan warga binaan dan proses pembinaan yang berlangsung di dalamnya.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menjelaskan bahwa pembinaan menjadi inti dari sistem pemasyarakatan. Pihaknya ingin para pelajar memahami bahwa lapas bukan tempat menyeramkan, melainkan tempat harapan.

“Warga binaan di sini dibina, bukan dikucilkan. Mereka dididik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ini pelajaran penting bagi generasi muda bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya, namun selalu ada ruang untuk berubah,” tegasnya.

Selama kunjungan, para pelajar meninjau langsung kegiatan pembinaan yang mencakup pelatihan keterampilan, pembinaan mental-spiritual, serta layanan kesehatan dan sosial.

Salah satu momen paling berkesan terjadi saat sesi diskusi terbuka antara pelajar dan warga binaan. Kisah-kisah nyata tentang kesalahan masa lalu, proses peradilan, hingga harapan setelah bebas menjadi bahan refleksi yang kuat bagi para peserta.

Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Cipinang, Lis Susanti, turut memberikan gambaran menyeluruh tentang sistem pemasyarakatan dan inovasi layanan yang tengah dikembangkan.

Lis Susanti menyebut, pembinaan kepribadian dan kemandirian menjadi fokus utama Lapas Cipinang. Selain itu, pihaknya juga mendorong transformasi digital untuk memperkuat pelayanan publik.

“LATUCIP GO memudahkan masyarakat mengakses layanan kunjungan secara online, sedangkan SIPETA LATUCIP membantu petugas pengamanan melakukan pengawasan administratif dan teknis secara digital dan efisien,” jelasnya.

Sesi tanya jawab antara pelajar dan warga binaan berlangsung antusias dan menyentuh. Pertanyaan-pertanyaan seputar motivasi pelanggaran, tekanan sosial, hingga makna kesempatan kedua dijawab dengan jujur oleh para narapidana.

Athar Sutanto, salah satu siswa, mengaku banyak belajar dari kunjungan ini.

“Saya jadi sadar bahwa kesalahan besar bisa berawal dari keputusan kecil. Mendengar langsung cerita mereka membuat saya lebih waspada dan menghargai pentingnya hidup dalam lingkungan yang positif,” ungkapnya.

Guru pendamping, Rina Marlina, turut memberikan apresiasi atas pengalaman belajar yang diberikan oleh Lapas Cipinang.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi pelajaran hidup. Anak-anak belajar langsung dari realitas sosial yang kompleks—ini tidak akan mereka dapatkan di ruang kelas.”

Kunjungan ini menegaskan bahwa Lapas Kelas I Cipinang bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga wadah pembelajaran, pencegahan, dan penyadaran. Penjara, dalam makna sesungguhnya, adalah tempat untuk bangkit bagi warga binaan maupun generasi muda.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini
Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama
Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 
Seru dan Edukatif! Media Nasional Potret, Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMAN 10 Tasikmalaya
Pembangunan SUTT 150 KV Malangbong–Karaha Bodas: Puluhan Warga Garut Mulai Terima Ganti Rugi
Salon Putri Hadir di Malangbong, Tawarkan Beragam Layanan Kecantikan Modern
Harga Sapi Turun, PT Citra Agro Buana Semesta Malangbong Harapkan Stabilitas Pasar
74 Peserta Ikuti Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Barito Timur 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:46 WIB

O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:07 WIB

Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WIB

Seru dan Edukatif! Media Nasional Potret, Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMAN 10 Tasikmalaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan SUTT 150 KV Malangbong–Karaha Bodas: Puluhan Warga Garut Mulai Terima Ganti Rugi

Berita Terbaru