Pakpak Bharat, MNP – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumtera Utara, DR H Asren Nasution, MA hadir di Kabupaten Pakpak Bharat.
Kedatangan mantan Penjabat Bupati Pakpak Bharat ini untuk membuka pelaksanaan MTQ SMA/SMK bersamaan dengan pelaksanaan Pesparawi SMA/SMK tingkat Kabupaten Pakpak Bharat.
Selain itu, Asren Nasution juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas nama Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi dari BTT untuk rehab SMK Kusuma Kecamatan Pagindar yang rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun bantuan berupa uang tunai Rp 700.000.000 yang diterima secara simbolis oleh kepala sekolah SMK Kesuma pagindar dalam kesempatan Ajang MTQ dan Pesparawi tingkat SMA/SMK ini dilaksanakan di SMA N 1 Salak, Sabtu (4/3/2023).
Asren Nasution mengatakan, salah satu ciri khas pendidik adalah bangga dan bersyukur kala anak didiknya berhasil, hanya itu yang dikuasai seorang pendidik.
“Tidak ada alasan bagi saya untuk tidak datang ke Pakpak Bharat, saya berharap kedepan ada peningkatan signifikan dibidang pendidikan disini,” kata Asren Nasution.
Menurutnya, yang utama bagi dunia pendidikan itu adalah bagaimana budi pekerti anak-anak meningkat dari hari kehari, itulah tujuan MTQ Pesparawi yang diaksanakan hari ini.
“Pengalaman bertugas saya dalam masa pangkat keremajaan ada dilingkungan katolik, protestan dan hindu, mereka menjaga saya setiap hari, nafas keberagaman itu benar-benar ada dalam diri saya, selamat bertanding anak-anakku,” tutup Asren Nasution.
Ditempat sama, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menyebut, Tilawah dan Pesparawi itu yang utama ada pada “lagu” nya, hari ini bisa saksikan bahwa didalam kegiatan kali ini dapat disatu padukan dalam keberagaman yang indah.
“Ini adalah suatu moment pesan toleransi yang mesti kita banggakan bersama bahwa di daerah ini toleransi antar umat sangat kuat,” ucap H Mutsyuhito Solin.
Sementara itu, Nur Laila Solin, S.Pd, Kepala SMN N 1 Salak menerangkan, sebuah penghormatan tinggi baginya, bisa menyengggarakan event MTQ dan Pesparawi bersamaan ini dalam waktu dan tempat yang sama, perdana di Kabupaten Pakpak Bharat.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, akan tetapi sebagai sarana motivasi bagi anak-anak agar bergiat belajar Alquran, kegiatan ini diharapkan bisa berkelanjutan, membentuk karakter siswa dan siswi memiliki profil pancasila,” tandas Nur Laila Solin. (Benny S)
![]()









Tinggalkan Balasan