DPD Sekber Wartawan Indonesia Tasikmalaya Raya Gelar Workshop, Peran UMKM dalam Budaya

Senin, 13 Januari 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Tasikmalaya Raya menggelar workshop bertema Peran Aktif UMKM dalam Budaya Ngabuana Ngabuana Bulan Purnama, Senin (13/01/2025)

Acara berlangsung di Jalan Pemuda, Kompleks Eks Pemlam, Kota Tasikmalaya yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta instansi terkait.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Acara ini dihadiri juga oleh pelaku UMKM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Dalam sambutannya, Bendahara DPD SWI Tasikmalaya Raya, Cucu Darmawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SWI dalam mendukung UMKM di Tasikmalaya.

“Budaya lokal merupakan warisan yang harus kita jaga. UMKM memiliki peran strategis dalam memperkenalkan dan memasarkan nilai-nilai budaya ini kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan sejumlah pemateri, termasuk dari Kesbangpol, budayawan Sunda, dan perwakilan dari Disperindag.

Pemateri dari Kesbangpol menjelaskan pentingnya harmoni antara budaya lokal dan pembangunan ekonomi. Budaya Ngabuana Ngabuana Bulan Purnama memiliki nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

“Kolaborasi UMKM dengan budaya ini dapat menciptakan peluang baru sekaligus melestarikan tradisi,” katanya.

Sementara itu, budayawan Sunda Bambang yang turut menjadi narasumber menyampaikan bahwa budaya Ngabuana Ngabuana Bulan Purnama mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali tradisi lokal agar tidak tergeser oleh budaya asing. Melalui UMKM, nilai-nilai budaya ini dapat diintegrasikan ke dalam produk-produk lokal,” jelasnya.

Para peserta workshop, yang sebagian besar adalah pelaku UMKM, menyambut baik acara ini. Mereka mengaku mendapat wawasan baru tentang bagaimana mengintegrasikan nilai budaya lokal ke dalam strategi bisnis mereka.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain memperkenalkan budaya, kami juga belajar cara memasarkan produk dengan sentuhan tradisional,” ujar Bambang

Dalam sesi diskusi, perwakilan BPBD Kabupaten Tasikmalaya menyoroti pentingnya peran UMKM dalam mendukung mitigasi bencana berbasis komunitas.

“Dengan pendekatan budaya lokal, UMKM dapat menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penampilan seni tradisional yang menggambarkan filosofi budaya Ngabuana Ngabuana Bulan Purnama.

Para peserta pun antusias mengikuti acara hingga akhir, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya dan penguatan UMKM di Tasikmalaya.

Melalui workshop ini, DPD SWI Tasikmalaya Raya berharap sinergi antara UMKM dan budaya lokal dapat terus berkembang, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami optimis kegiatan ini akan memberikan inspirasi bagi UMKM untuk lebih aktif berperan dalam pelestarian budaya sekaligus mendukung kemajuan ekonomi masyarakat,” tutup Bendahara SWI.

Loading

Penulis : Insani Putri

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB