Dituduh Berafiliasi Soal Penggalian, PT Kharisma Agata Nusantara Berikan Hak Jawab

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Pihak PT Kharisma Agata Nusantara menanggapi pemberitaan mengenai dugaan afiliasi perusahaan dengan salah satu anggota DPRD Kota Tasikmalaya serta tuntutan Gerakan Pemuda Islam (GPI) terkait legalitas aktivitas penggalian material.

Dalam klarifikasinya, perusahaan menegaskan bahwa aktivitas penggalian yang menjadi sorotan tersebut tidak memiliki sangkut paut dengan perusahaan.

Klarifikasi tersebut disampaikan Syamsul Bahri selaku Admin PT Kharisma Agata Nusantara. Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan membantah keterkaitan dengan kegiatan penggalian material yang tengah dipersoalkan.

Menurutnya, dugaan afiliasi dengan salah satu anggota DPRD Kota Tasikmalaya perlu ditempatkan secara proporsional dan tidak disimpulkan tanpa dukungan fakta serta dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Syamsul menjelaskan bahwa PT Kharisma Agata Nusantara memiliki bidang usaha tersendiri, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan Kereta Api Indonesia (KAI).

Karena itu, ia menilai penting untuk membedakan aktivitas usaha perusahaan dengan kegiatan penggalian material yang menjadi sorotan publik.

Untuk memperjelas persoalan tersebut, pihak PT Kharisma Agata Nusantara menyatakan kesiapannya memperlihatkan dokumen perusahaan sebagai bagian dari upaya memberikan penjelasan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Kesiapan tersebut menjadi langkah penting untuk menjernihkan informasi yang berkembang, terutama menyangkut identitas perusahaan, bidang usaha, serta dugaan keterkaitan dengan kegiatan penggalian material yang dipersoalkan.

Meski demikian, dokumen yang nantinya diperlihatkan perlu dicermati berdasarkan relevansinya dengan persoalan yang sedang diklarifikasi.

Verifikasi dokumen menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjebak pada asumsi.

Persoalan Undangan Audiensi Perlu Diperjelas

Terkait ketidakhadiran PT Kharisma Agata Nusantara dalam audiensi di DPRD Kota Tasikmalaya, Syamsul Bahri menjelaskan bahwa pihak perusahaan mengaku tidak menerima undangan untuk menghadiri forum tersebut.

Keterangan ini menjadi penjelasan dari pihak perusahaan atas ketidakhadiran yang sebelumnya menjadi sorotan GPI.

Namun, perbedaan keterangan mengenai undangan tersebut perlu diperjelas melalui konfirmasi kepada pihak DPRD maupun pemeriksaan administrasi surat-menyurat.

Kepastian mengenai apakah undangan telah diterbitkan, kepada siapa undangan ditujukan, serta bagaimana mekanisme penyampaiannya menjadi penting agar ketidakhadiran perusahaan tidak langsung ditafsirkan sebagai bentuk pengabaian terhadap forum klarifikasi.

Di sisi lain, klarifikasi perusahaan perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi terbuka antara pihak-pihak terkait agar persoalan tidak berhenti pada perbedaan keterangan.

Legalitas Penggalian Tetap Perlu Diverifikasi

Persoalan aktivitas penggalian material yang menjadi perhatian GPI tetap membutuhkan penjelasan berbasis fakta dan dokumen dari pihak-pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan tersebut.

Penegasan PT Kharisma Agata Nusantara bahwa perusahaan tidak terlibat merupakan bagian dari klarifikasi yang perlu dicatat.

Namun, kepastian mengenai pihak pelaksana kegiatan, status perizinan, serta kesesuaian aktivitas di lapangan tetap harus ditentukan melalui verifikasi oleh instansi berwenang.

Demikian pula dugaan afiliasi dengan salah satu anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Informasi tersebut perlu diuji berdasarkan dokumen dan fakta yang relevan, tanpa menjadikannya sebagai kesimpulan mengenai adanya pelanggaran sebelum terdapat bukti yang memadai.

Transparansi dari seluruh pihak menjadi kunci agar persoalan ini tidak berkembang menjadi spekulasi yang berpotensi merugikan pihak tertentu, sekaligus memastikan kepentingan publik tetap memperoleh perhatian.

Dengan adanya klarifikasi dari PT Kharisma Agata Nusantara, publik diharapkan mendapatkan perspektif yang lebih berimbang.

Langkah selanjutnya adalah memastikan setiap keterangan dapat diuji secara objektif melalui dokumen resmi dan penjelasan dari pihak-pihak terkait.

Prinsipnya, klarifikasi harus dibuka, dokumen harus diverifikasi, dan kesimpulan harus berpijak pada fakta.

Dengan demikian, kepastian informasi dapat diperoleh tanpa mengabaikan hak jawab perusahaan maupun kepentingan masyarakat untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bersama Kapolri via Zoom, Polres Pakpak Bharat Gelar Deklarasi Menolak Narkoba
Terima Penghargaan dari Ketua TP PKK Sumut, Ny. Juniatry Franc Tumanggor Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak
Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini, Murid SDN 2 Cibeuti Antusias Ikuti Upacara Bersama TNI
Kondisi Bangunan Pasar Sungai Salak Memprihatinkan, Pedagang Khawatir Roboh”
Perluas Akses Keadilan, Pemerintah Desa Tampa Gelar Sosialisasi POSBANKUM  
Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Cepy Avey Desak Penguatan Pembinaan Ordirga dan Edukasi Drone, Pasirgowong Didorong Tembus Nasional
Malam Tasyakur HUT Ke-25 Kota Tasikmalaya Berlangsung Khidmat, Wali Kota Meluncurkan Program Ohan Hafidz II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dituduh Berafiliasi Soal Penggalian, PT Kharisma Agata Nusantara Berikan Hak Jawab

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Bersama Kapolri via Zoom, Polres Pakpak Bharat Gelar Deklarasi Menolak Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Terima Penghargaan dari Ketua TP PKK Sumut, Ny. Juniatry Franc Tumanggor Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Tanamkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini, Murid SDN 2 Cibeuti Antusias Ikuti Upacara Bersama TNI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kondisi Bangunan Pasar Sungai Salak Memprihatinkan, Pedagang Khawatir Roboh”

Berita Terbaru