Dipadati Para Pendaki, Merah Putih Berkibar di Gunung Papandayan Garut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan sangat ramai dikunjungi saat libur 16-17 Agustus.

Banyak pendaki dan wisatawan datang ke TWA Gunung Papandayan Garut untuk berkemah dan mengikuti upacara bendera memperingati HUT RI di area kemah Pondok Saladah.

TWA Gunung Papandayan adalah gunung berapi setinggi 2.665 mdpl di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tempat ini sangat terkenal dan ramah untuk pendaki pemula karena jalurnya yang landai, jarak relatif dekat.

Selain itu, wisata ini punya pemandangan indah seperti Kawah Emas, Hutan Mati, dan area kemah Pondok Saladah dan Ghober hoet serta hamparan bunga edelweis

Banyak komunitas dan pendaki mengadakan upacara bersama maupun mandiri di area terbuka di kawasan TWA Gn. Papandayan.

Jalur pendakian Gunung Papandayan via Cisurupan, Garut, secara resmi dibagi menjadi 10 pos pendakian. Perjalanan dimulai dari area basecamp atau Camp David hingga area berkemah terakhir.

Urutan Pos Pendakian Gunung Papandayan

Pos 1: Gerbang utama tempat pembayaran tiket masuk.

Pos 2: Area parkir kendaraan (motor/mobil). Pos 3: Pos keamanan atau tempat registrasi dan laporan pendakian.

Pos 4: Gerbang awal dimulainya jalan trekking pendakian.

Pos 5: Area kawah bawah yang dilengkapi fasilitas toilet umum.

Pos 6: Area kawah tengah dengan pos peristirahatan dan pemandangan belerang.

Pos 7: Titik persimpangan jalur menuju Hutan Mati( arah kiri jalan) dan Ghober Hoet (arah kanan jalan) di pos ini ada warung ,mushala dan toilet,.

Pos 8: Jalur perlintasan vegetasi dan tanjakan Omon yang menantang.

Pos 9: Area Ghober Hoet / transit camping dekat tebing terdapat warung dan toilet. Di pos ini ada persimpangan jalan menuju Pangalengan.

Pos 10: Pondok Saladah, area kemping terluas yang dekat dengan padang Edelweis. Terdapat fasilitas warung, mushala dan toilet.

Tips berkunjung saat libur nasional atau long weekend. Datang lebih awal, jika memungkinkan dini hari sebelum waktu subuh agar bisa menikmati indahnya sunrise di beberapa sunrise point yang ada di Gn. Papandayan

Untuk menjaga keasrian TWA Gn. Papandayan, bagi pengunjung diharapkan tetap menjaga kebersihan, bawa kembali sampah pribadi turun gunung.

Perlengkapan yang harus dibawa pendaki/pengunjung karena Suhu udara sangat dingin terutama pada malam hari, bawa jaket tebal dan perlengkapan camping atau Tektok yang memadai dan aman.

Harga tiket masuk Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, berkisar Rp30.000 hingga Rp40.000 per orang untuk wisatawan nusantara.

Tarif ini dibedakan antara hari kerja (weekday) dan hari libur (weekend atau hari besar).

Tarif Masuk Wisatawan Hari Kerja (Weekday): Rp30.000 per orang.

Hari Libur (Weekend): Rp40.000 per orang. Pelajar Nusantara (dengan surat pengantar): Rp23.000 per orang.

Wisatawan Mancanegara: Rp200.000 (weekday) / Rp300.000 (weekend)

Tarif Biaya Berkemah (Camping). Nusantara: Rp35.000 per orang

Pelajar Nusantara: Rp23.000 per orang. Mancanegara: Rp105.000 per orang

Tarif parkir Kendaraan Roda Dua (Motor): Rp12.000 (weekday) / Rp14.500 (weekend), Roda Empat (Mobil): Rp25.000 (weekday) / Rp30.000 (weekend), Roda Enam (Bus/Truk): Rp110.000 (weekday) / Rp125.000 (weekend).

Selamat berlibur, salam lestari.

Loading

Penulis : Ahmad Sofwan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru